130 Tokoh Perempuan Hadiri Konferensi Perdamaian Dunia Seoul

0
116

Inspiratifnews.com – Seoul, Korea-Selatan, Pada tanggal 18, di Stadion Seoul Jamsil Olimpiade, Festival Perdamaian untuk Peringatan Tahun ke-2 dari Summit WARP yang diselenggarakan oleh Budaya Surgawi, World Peace, Restorasi of Light (HWPL) yang dipimpin Mr. Man Hee Lee, untuk Perdamaian Kelompok Perempuan Internasional (IWPG) dipimpin Ketua Nam Hee Kim dan Perdamaian Group International Youth (IPYG) Direkturnya Du Hyen Kim.

Ada sekitar 1.000 mantan presiden, para ahli hukum internasional, menteri saat ini, pemimpin agama, pemuda dan tokoh perempuan dari 130 negara diisi stadion sampai penuh dengan 100.000 peserta dalam upaya untuk mengadvokasi penghentian perang dan perdamaian dunia.

Parade, mengingatkan pada upacara penutupan Olimpiade Rio, dilanjutkan dengan berbagai tema, bunga nasional negara, tarian tradisional dunia, prosesi kerajaan, masker bahasa, dll. Setiap pemain mengenakan berbagai kostum dan warna sesuai dengan tema mereka, dan dilakukan berbagai tindakan seperti pergi sekitar trek, sementara penonton berdiri dari kursi mereka dan menari.

Dalam pidatonya, Ketua Lee dari HWPL mengatakan, “hari ini di Festival Perdamaian untuk Peringatan Tahun ke-2 dari Summit WARP, roh-roh surga dan orang-orang di bumi dikumpulkan, serta mata, telinga, dan hati dari komunitas global. Mari kita mendesak mereka (kepala pemimpin negara dan agama) untuk menandatangani dukungan mereka untuk Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang dan biarkan kami menandatangani dukungan kami juga.

Ini adalah cara untuk mencintai dunia dan semua orang, seperti cahaya, hujan, dan udara dari langit. Ini adalah politik yang benar dan agama yang benar; ini adalah cinta sejati dan perdamaian.

Ketua IWPG Kim mengatakan, “Untuk mempercepat kemajuan menuju era perdamaian, saya mengusulkan kode etik untuk komunitas global yakni Pertama, kepala negara di seluruh dunia harus menjadi satu untuk perdamaian dan mendukung Deklarasi Damai dan Penghentian perang.

Kedua, semua agama di dunia harus melampaui denominasi dan doktrin untuk menjadi satu untuk perdamaian. Ketiga, semua wanita dan pemuda dari dunia harus bergabung dengan IWPG dan IPYG dalam mempromosikan Deklarasi damai dan Penghentian perang dan mendesak dukungan untuk Deklarasi. Keempat, pendidikan perdamaian harus dilaksanakan di seluruh dunia, guna mendesak semua elemen masyarakat dunia.

Puncak acara adalah sebanyak 11.440 anggota pemuda IPYG telah terdaftar, terhitung sejak dari kira-kira 5 bulan lalu, sebagai upaya penuh noda keringat dalam cuaca terik dikombinasikan dengan kerinduan yang tulus untuk perdamaian yang mengakibatkan semua penonton yang meneteskan air mata.

Salah satu relawan pemuda dari bagian kartu IPYG, Min Ji Song mengatakan, “Banyak peserta bagian kartu mampu dikumpulkan oleh upaya mereka untuk mencapai perdamaian. Saya berharap hal semacam ini bisa menjadi bibit yang ditanam di hati orang dan menginspirasi ketulusan untuk kecepatan. dia ingin memberi harapan kepada semua orang di dunia yang telah menderita akibat perang dan konflik.

Kinerja itu dibagi menjadi 3 adegan : sejarah dan rasa sakit dari perang dunia I dan II, kegiatan ketenangan HWPL untuk penghentian perang, dan penyatuan damai dari kedua Korea, semua menginginkan perdamaian. The IPYG bagian kartu, bahkan dari perspektif seni, menerima banyak minat dan menjadi merek dagang dari Summit WARP.

kekaguman angka yang berbeda ‘untuk bekerja perdamaian HWPL ini, mencurahkan selamat untuk KTT WARP Tahunan ke 2.

Mantan Presiden Republik Kroasia, Ivo Josipovic mengatakan, “The HWPL Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang dan semua upaya perdamaian besar perwakilan HWPL merupakan kontribusi penting untuk gerakan perdamaian di dunia. Deklarasi, disampaikan tidak hanya untuk pemimpin politik dari berbagai negara, tetapi untuk masyarakat luas juga, telah meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan mendesak untuk menghentikan perang dan membangun perdamaian di seluruh dunia.”

Selain Tep Vong, The Great Agung Patriark Kerajaan Kamboja menyampaikan pesan ucapan selamat, “Saya berharap bahwa KTT WARP tahun ini akan memberikan semua orang lebih damai dan kebahagiaan, cinta-kasih, kasih sayang, toleransi, non-kekerasan, dan lebih kekuatan dan memberikan lebih banyak tekad untuk hidup dan mempromosikan perdamaian, kebahagiaan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari mereka dalam keluarga mereka, masyarakat sendiri, dan dunia.”

Acara ini berlangsung dari 17 – 19 september dan semua sesi berlangsung di Samsung Grand Intercontinental Hotel. Pada tanggal 17, Swadaya, agama, hukum-keputusan, dan kelompok-kelompok sipil berkumpul di daerah masing-masing dan berpartisipasi dalam forum advokasi.

Pada tanggal 19, hari terakhir, sekitar 1.000 tamu dari dalam dan luar Korea akan memberikan hasil diskusi pada tanggal 17 september lalu. Bahkan waktu itu disepakati untuk perdamaian untuk diwujudkan melalui penerapan prinsip-prinsip Deklarasi Damai dan Penghentian Perang. (*)

Komentar Pembaca