16 Sekolah Mitra, Ikuti Pelatihan Modul III

0
69

Inspiratifnews.com-Bantaeng Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, melaksanakan Pelatihan Modul III Praktik yang Baik dalam Pembelajaran SD/MI selama 3 hari, 09 – 11 Maret 2016.

Pelatihan ini diikuti oleh 1 kepala sekolah dan 6 guru dari 16 sekolah mitra yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan modul I dan II. Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Drs. H. Asri Sahrun, SC, didampingi oleh Kabid Dikdas Dikpora Drs. Muhammad Haris, M. Si, Provincial Coordinator Jamaruddin, Fasilitator Provinsi Dr. Irlidia, M. Pd, District Coordinator Erni dan Fasilitator Daerah, (9/3/2016).

Kepala Dikpora Kabupaten Bantaeng, Drs. H. Asri Sahrun, SC dalam sambutannya mengatakan bahwa beliau sangat memimpikan Bantaeng kedepan menjadi Kabupaten study visit bidang pendidikan. Olehnya itu untuk memajukan dunia pendidikan harus di topang oleh seluruh stakeholders baik oleh pendidik maupun orangtua.

Beliau mengharapkan juga semua sekolah mitra USAID PRIORITAS telah mengalami perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran di sekolah, setelah mengikuti pelatihan modul I, II dan III, sehingga siap menerima kunjungan dari kabupaten atau provinsi lainnya di seluruh Indonesia.

Disamping itu menurut beliau, Sekolah Mitra setelah mendapatkan pelatihan modul I, II, dan III nantinya Guru dan kepala sekolah dituntut menjadikan sekolah itu sesuatu yang menarik bagi siswa sehingga muncul rasa cinta dan motivasi siswa dalam belajar.

“Di Bantaeng ini terdapat 16 sekolah mitra yang didampingi oleh program USAID PRIORITAS dan telah kita lihat hasilnya cukup memuaskan dalam meningkatkan pembelajaran. Bagi sekolah non-mitra akan kami akomodir melalui APBD,” tambahnya.

 Jamaruddin, PC USAID PRIORITAS menyerahkan Buku Bacaan Berjenjang (B3) secara simbolis kepada Kabid Dikdas Dikpora, Muhammad Haris.
Jamaruddin, PC USAID PRIORITAS menyerahkan Buku Bacaan Berjenjang (B3) secara simbolis kepada Kabid Dikdas Dikpora, Muhammad Haris.

Hal senada juga disampaikan oleh Jamaruddin, melalui pelatihan modul I dan II yang telah kita lakukan sebelumnya menuntut guru itu inovatif, kreatif, dan mampu membuat media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Media pembelajaran itu tidak mesti harus dari bahan yang mahal, karena alam semesta ini juga merupakan sumber media pembelajaran.

“Melalui Pelatihan Modul III yang akan kita terima kali ini, menuntut bagaimana guru sudah harus menjadi fasilitator dengan tidak terlalu banyak menjelaskan atau ceramah di depan kelas tetapi lebih banyak praktek dengan memanfaatkan media yang terjangkau. Intinya bagaimana menjabarkan konsep menjadi konteks, sesuai kondisi dimana sekolah berada,” ungkapnya.

Dalam pelatihan Modul III ini, sekolah mitra juga akan mendapatkan donasi Buku Bacaan Berjenjang (B3) sebanyak 600 buah persekolah yang terdiri atas 75 judul, 8 big book, 6 buku panduan guru dan lembar kerja siswa (LKS) yang dikhususkan untuk kelas awal 1, 2, dan 3.

“Buku-buku tersebut dibagikan untuk meningkatkan literasi anak dan mendukung budaya baca, karena menurut hasil penelitian tim EGRA, kemampuan membaca dan pemahaman siawa masih sangat rendah,” tutup Erni, DC Bantaeng. (uc2)

Komentar Pembaca