Jeritan Rakyat

0
87

 

             ‘’Jeritan Rakyat’’

      Oleh: Kasmar Opu Pitang

 

Dengarlah gemuruh teriakan – teriakan alam yang muak terhadap kepemimpinanmu

Istana yang kau tempati begitu mewah dan megah

sedangkan..

Kami hanya tinggal di gubuk yang didalamnya kami bisa melihat langit dengan kasat mata, inikah realisasi janji busukmu ??” ataukah bayangan sandiwara hidup yang telah kau Rekayasa’’. Bayi–bayi yang tinggal di kolom jembatan tersenyum ketika engkau menghembuskan angin segar  kehidupan dengan teori – teori mimbar panggung kampanyemu, namun senyuman itu berubah menjadi jeritan derita  yang tak bertepi. ketika hanya mendengar blusukan dan janji palsumu.

Inikah yang kau janjikan tentang kesejahteraan ??

inikah yang kau janjikan  tentang kemakmuran ??

Kesejahteraan, kemakmuran yg dijanjikan hanyalah dongen kaum penindas bangsa ini. Wahai pemuda bangkitlah, wahai kaum petani bersatulah, Wahai kaum nelayan hempaskanlah kesedihanmu dilaut samudera’ wahai kaum buruh bergemurulah, wahai Mahasiswa dimanakah dirimu saat ini??””

Mari kita kepalkan tinju sinsingkan lengan baju, saatnya kita melawan untuk rakyat yang tertindas.. Ayo kita jahit mulut mereka yang selalu menyuarakan kalimat kesombongan dan kemunafikan.. saatnya kita patahkan tulang punggung mereka agar tak mampu lagi berdiri tegak, saatnya kita patahkan tulang hidungnya agar mengeluarkan darah dan merasakan juga penderitaan rakyat, saatnya kita bakar kereta-kereta mereka yang berada di jalan raya.

Hapuskan nama mereka di negeri ini agar tak lagi dikenang, tak lagi diingat, karena mereka hanyalah penguasa yang bertopeng malaikat namun berhati iblis.. kita giring mereka ke tiang gantungan sejarah agar rakyat bisa menyaksikan penguasa-penguasa yg munafik

Mari bersama-sama ber U C A P ; Innalillahi wainna ilaihi radjiun,  atas kematian penguasa-penguasa nan dzalim negeri tercinta ini.. INDONESIAKU…….

Komentar Pembaca