180 Perwakilan Korporasi petani KUB Gempita Akan Gelar Rembuk Nasional

1
94

Inspiratifnews.com-Jakarta Dalam rangka percepatan kedaulatan pangan dan kesejahteraan kesejahteraan petani, Kepala BPSDMP Kementan mengundang ratusan pemuda manajer Korporasi petani yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Gempita (KUB) dari seluruh Indonesia, kegiatan ini mulai dilaksanakan di Hotel Santika bumi harapan Indah, besok Ahad (17/9/2017) Bekasi.

Dalam rilisnya, Afnan Malay Tenaga Ahli Menteri Pertanian mengungkapkan bahwa upaya keras menteri pertanian Amran Sulaiman mendorong pelibatan angkatan muda kita dalam berbagai kesempatan, untuk menekuni dan peduli bidang pertanian mulai terbukti.

“Kegiatan Bimtek KUB ini sendiri akan dilaksanakan di dua tempat dari tanggal 17 hingga 20 September, di Bekasi dan di Balai Mekanisasi Pertanian Kementan di Serpong, ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden untuk membentuk pendampingan bagi Petani agar petani tidak dibiarkan berjalan sendiri-sendiri” kata Afnan Malay yang juga pendiri Seknas Jokowi, Sabtu (16/9/2017)

Program gempita ini mendapat sambutan cukup antusias dari kelompok usia produktif ini. KUB merupakan wadah untuk menampung profesionalitas kelompok muda pertanian, menerapkan pola pengelolaan pertanian yang efektif dan hasil optimal.

“Karena faktor SDM, manajerial, jaringan yang dimiliki kelompok ini, kontribusi mereka melalui KUB pastilah akan segera kita rasakan. Semoga gairah untuk memaksimalkan sektor pertanian segera terealisasi” harap Afnan Malay

Sementara itu Koordinator Pusat KUB Gempita Deni Rusdiana menuturkan melalui rembuk manajer korporasi ini, melibatkan perwakilan KUB yang merupakan korporasi petani yang diharapkan berperan sebagai pelayannya poktan dan gapoktan.

“Kita mendorong agar KUB memiliki sendiri industri benih, industri Pupuk, aplikasi-aplikasi peralatan modern, pengolahan pasca panen modern sehingga layanan ini akan mendorong kemandirian setiap kecamatan. Sesuai amanah Presiden Joko Widodo.” pungkasnya

Bimtek yang dirangkaikan rembuk tersebut didukung kehadiran Wakil Presiden Ahli Mikroba Dunia, Dr. Anton Muhibuddin dan ketua Asosiasi Alat mesin pertanian, bersama supplier-suplier alat berat modern dan alat pertanian, diantaranya, Probesco, Traknus, Intraco, Jhon Deere, Jcb, Bina Pertiwi, Trakindo dan Komatsu.

Peralatan modern sangat dibutuhkan aplikasinya untuk membuka areal baru tanaman pangan di lahan-lahan terlantar dan luas binaan KUB gempita.

Momentum rembuk ini, Manajer KUB akan langsung kontrak pembelian alat-alat modern tersebut karena mendesaknya kebutuhan peralatan di lokasi perluasan tanaman pangan.

“KUB sejumlah 180 ini menjadi pilot project nantinya akan diduplikasi ke tiap kecamatan” imbuh Deni Rusdiana

Deni melanjutkan, KUB sebagai korporasi juga dibentuk menjawab krisis petani dan manajemen korporasi petaniOutputnya diharapkan dengan manajemen dan aplikasi modern.

“KUB sebagai korporasi petani dapat menarik minat generasi muda dan memberi kesempatan lulusan perguruan Tinggi dari semua jurusan dan keahlian sehingga jembatani Proses regenerasi petani, sekaligus mendongkrak produktifitas dan kesejahteraan petani”. Harap deni rusdiana

Untuk diketahui, gerakan pemuda tani Indonesia Gempita menjadi salah satu successor perluasan areal jagung 3 jt ha tahun 2017 berhasil membuka lahan baru seluas 540 ribu ha, dengan jumlah pemuda yang terlibat 475 ribu orang yang tersebar diseluruh Indonesia. (*)

Komentar Pembaca