3 Ton Ikan Berformalin Menyisir Pelabuhan Paotere

0
92

Inspiratifnews.com – Makassar, Penyelidikan Ikan Berformalin, Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Selasa (6/12/2016) lalu, sekitar pukul 10.00 wita di Dermaga Pelabuhan Paotere Makassar.

Dari keterangan yang dihimpun inspiratifnews.com, Subdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Kompol Ahmad Mariadi terhadap sebuah kapal KM Adi Wijaya 01 yang diduga bermuatan ikan berformalin.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar, Anton Charliyan mengatakan hasil pemeriksaan/penyelidikan, KM Adi Wijaya 01 berlayar dari Banjarmasin Kalimantan Selatan dengan di nahkodai Normansyah dan berlabuh di Pelabuhan Paotere Makassar, Selasa (6/12/2016) pukul 09.00 wita.

Dia menambahkan, KM Adi Wijaya 01 memuat ikan sekitar 20 ton yang ditempatkan pada 14 Box ikan yang berada di kapal tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, terdapat indikasi bahwa ikan yang didalam box tersebut berformalin sehingga dilakukan koordinasi dengan PPNS dari Balai POM untuk mengecek langsung dengan melakukan tes dengan alat dari Tim PPNS BPOM, ungkap Anton.

Anton juga menjelaskan pada pukul 15.15 wita, Tim BPOM tiba di TKP dan melakukan pengujian di TKP terhadap masing-masing ikan yang berada di dalam box dan hasilnya terdapat 3 box ikan (sekitar 3 ton) yang mengandung formalin,paparnya saat melakukan investigasi di pelabuhan paotere bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar, Danny Pamanto.

Barang bukti berupa box tersebut langsung diamankan dan dipasangi police line untuk proses penyelidikan lebih lanjut, saat ini mengamankan jenis ikan merah yang dijadikan sampel oleh TIM PPNS BPOM, mengamankan TKP berupa 3 box ikan sebanyak 3 ton dan dipasangi police line, dan mengamankan dokumentasi administrasi dan kelengkapan surat-surat kapal KM Adi Wijaya, serta mengidentifikasi pelaku penangkapan ikan berformalin yang diduga berasal dari kalimantan. (*)

Komentar Pembaca