Sejarah Hollywood di Ambon

0
52

Inspiratifnews.com-Lifestyle, Tulisan ‘Hollywood’ berwarna putih, terpampang di kawasan Eri sekitar 15 menit dari Kota Ambon menuju Pantai Pintu Kota. Mengapa tulisannya tidak ‘Ambon’ atau ‘Eri’ sesuai nama wilayahnya? Berikut penjelasan dan sejarahnya.

Di artikel sebelumnya, traveler sudah tahu tentang Hollywood di Ambon. Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Henry M Socapua pada akhir pekan lalu di Pattimura Park di sela-sela acara Festival Budaya Makan Bersama menjelaskan tentang sejarah Hollywood tersebut.

“Tulisan itu sudah lama sekali, bahkan sudah ada jauh sebelum kerusuhan Ambon (1999). Orang-orang di daerah Eri, mereka sangat kreatif,” tuturnya.

Henry menjelaskan, masyarakat setempat menganggap tempat mereka sangat indah. Berada di kawasan pesisir, Desa Eri menghadap langsung Teluk Ambon. Panorama lautan biru dan sunset yang cantik terlihat setiap hari. Anak-anak kecil pun, suka sekali berenang karena air lautnya juga bersih.


Pantai di Desa Eri dengan latar bertuliskan Hollywood (Afif/detikTravel)

“Mungkin karena saking indahnya, mereka menganggapnya sebagai Hollywood. Mereka tidak iseng menulis Hollywood, tapi itu maksudnya menggambarkan tempat mereka sangat indah. Tidak kalah dengan Hollywood yang ada di Amerka sana,” papar Henry.

Kabarnya, pemerintah Kota Ambon sempat ingin mengganti tulisan ‘Hollywood’ dengan tulisan ‘Ambon Manise’. Namun Henry selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, menolak gagasan tersebut dan ingin tetap membiarkannya begitu saja.

“Saya bilang jangan diganti, karena itu sesuatu yang menarik dan jadi daya tarik turis. Turis-turis yang naik kapal yacht akan disuguhkan tulisan Hollywood,” ucapnya.

Dari Kota Ambon, traveler yang menuju Pantai Pintu Kota dan ketika melintasi Desa Eri, akan melihat tulisan Hollywood tersebut. Tulisannya ada di pinggiran tebing di pinggir pantai. Kalau mau parkir kendaraan mobil atau motor harus berhati-hati karena belum ada tempat parkir dan parkirnya pun di pinggir jalan raya.


Sunset cantik di depan Desa Eri (Afif/detikTravel)

Komentar Pembaca