71 HMI dan KAHMI se-Indonesia Polisikan Saut Sitomorang

0
177

Inspiratifnews.com – Jakarta, Meskipun Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, telah meminta maaf kepada HMI dan KAHMI, namun hal itu tidak lantas menghentikan langkah keluarga besar HMI dan KAHMI untuk memperkarakan Saut Situmorang secara hukum.

Selain melaporkan Saut Situmorang di Mabes Polri, pelaporan kepada polisi terhadap wakil ketua KPK itu juga dilakukan secara serentak oleh 71 organ HMI dan KAHMI di Indonesia. Langkah hukum itu dilakukan pada Senin (9/5/2016) kemarin.

“Kami meminta Saut Situmorang untuk mengikuti proses hukum ini,” ujar ketua umum PB HMI, Mulyadi, Selasa (10/5/2016).

Menurut Mulyadi, pelanggaran Saut Situmorang sangat berat. Selain soal etik, Saut juga dianggap telah melakukan fitnah dan merusak reputasi HMI.

“Saya perlu tegaskan, HMI tidak mempersoalkan lembaga KPK. Kami mendukung KPK, kami bersama KPK, kami siap menjadi mitra KPK tanpa Saut. Kami hanya mempersoalkan Saut Situmorang secara personal. Jadi, silahkan KPK secara kelembagaan tetap bekerja,” terangnya.

Mulyadi menegaskan, langkah hukum ini sebagai bentuk pembelajaran terhadap pejabat publik dan rakyat di tanah air agar selalu menjunjung tinggi etika dan penegakkan hukum di Indonesia.

“Ini sebagai langkah menegakkan peradaban bangsa. Kita tidak ingin peradaban bangsa dirusak oleh pejabat publik yang tidak menghargai etik dan hukum,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saut Situmorang dalam sebuah talk show di stasiun TV swasta nasional mengeluarkan statement yang menyudutkan organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau HMI minimal LK 1, tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat,” kata Saut Situmorang dalam Talk Show di  TV One, Benang Merah bertajuk ” Harga Sebuah Perkara” (05/04/2016).

Mulyadi mengungkapkan, pernyataan Saut ini sangat berbahaya. “Ini sangat berbahaya, karena publik bisa saja berfikir bahwa setiap kader HMI itu curang dan jahat,” jelasnya.

Karena itu, Mulyadi menegaskan HMI berkomitmen untuk melanjutkan proses hukum terhadap Saut. HMI juga meminta KPK segera membentuk komite etik untuk mengevaluasi pelanggaran Saut Situmorang.

Berdasarkan data tim KAHMI FOREVER yang dishare Dhilfa Wiyani (tim lawyer PB HMI-KAHMI), ada 71 organ HMI dan KAHMI se Indonesia yang melaporkan Saut Situmorang ke pihak kepolisian :

DATA YANG MELAPOR :

I. NASIONAL :

1. MN Kahmi

2. PB HMI

II. KAHMI WILAYAH :

1. Sulsel

2. Sumbagsel

III. KAHMI DAERAH :

1. Majalengka

2. Makasar

3. Tuban

4. Rejang Lebong

5. Rokan Hilir

6. Bojonegoro

7. Tulungagung

8. Bogor

9. Palembang

IV. BADKO :

1. JaBagBar

2. SulSelBar

3. Riau

4. Sumatera Barat

V. CABANG :

1. Jember

2. Lampung

3. Sukabumi

4. Yogyakarta

5. Bandung

6. Ponorogo

7. Pontianak

8. Kuningan

9. Jombang

10. Tasikmalaya

11. Pandeglang

12. Bengkulu

13. Papua

14. Kutai K Negara

15. Banten

16. Padang

17. Pekalongan

18. Sintang

19. Palu

20. Makasar

21. Makasar Timur

22. Palopo

23. Gowa Raya

24. Luwuk Banggai

25. Pers. Banjar

26. Medan

27. Probolinggo

28. Deli Serdang

29. Batam

30. Surabaya

31. Pasuruan

32. Bojonegoro

33. Pemalang

34. Palembang

35. Samarinda

36. Jambi

37. Karawang

38. Banyuwangi

39. Lumajang

40. Tegal

41. Gorontalo

42. Rejang Lebong

43. Bekasi

44. Cirebon

45. Gresik

46. Rokan Hulu

46. Pekanbaru

47. Bangko

48. Bangkalan

49. Sumenep

50. Tulung Agung

51. Tuban

52. Payakumbuh

53. Bone

54. Garut.

55.Bogor

56. Lubuk Sikaping

TOTAL YANG MELAPOR :  71

I. NASIONAL :  2

II. KAHMI WILAYAH :  2

III. KAHMI DAERAH :  7

IV. BADKO :  4

V. CABANG :   56

Komentar Pembaca