Iqbal : Membangun Desa itu Membangun Indonesia

0
92

Inspiratifnews.com,Wajo-Di hadapan tiga ratusan peserta yang memenuhi tenda di halaman masjid Muhammadiyah Belawa, Wajo, 15 April 2016, Anggota DPD – MPR RI asal Sulawesi Selatan, AM Iqbal Parewangi, menyampaikan paparan bertajuk “Musyawarah Membangun Desa”. Paparan Iqbal itu sekaligus untuk mengantar kegiatan dengar pendapat tentang 4 Konsensus MPR RI.

 

Iqbal antara lain menegaskan, pembangunan desa tidak boleh dalam arti “mengkotakkan desa” tapi juga bukan “mengkotakan desa”. Desa harus dibangun dengan kesadaran bahwa ada kesahajaan dan hal-hal lainnya yang memang harus dipertahankan. Modern bukan berarti harus meninggalkan sifat-sifat baik a la orang Indonesia, atau membiarkan nilai-nilai ketimuran tergerus oleh budaya lain.

 

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki dan menghargai identitasnya. Karena tanpa identitas, suatu komunitas apapun akan jadi tidak lebih dari segerombolan bangau tanpa kandang tempat kembali. Beragama dan beristiadat itu identitas. Tanpa identitas, tidak ada alamat diri,” tandas Iqbal.

 

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa pada hakekatnya pembangunan pedesaan adalah upaya pengentasan kemiskinan dan keterbelakangan. Merupakan proses pengembangan kemandirian yang berdampak pada peningkatan pendapatan, yang pada gilirannya menciptakan kesejahteraan keluarga dan menghindarkan masyarakat pedesaan dari jeratan kemiskinan. Kegiatan ekonomi pertanian akan tampak menonjol, terutama yang berhubungan dengan sektor primer, produksi makanan, dan bahan baku.

 

Oleh karena itu, jelas Iqbal, sudah saatnya program pembangunan ekonomi Indonesia berpaling kepada suatu paradigma baru, yaitu memandang desa sebagai basis potensial kegiatan ekonomi. Perubahan kondisi global yang begitu dinamis menuntut setiap negara menempuh kebijakan yang berbasis pada basis potensinya masing-masing. Dan untuk Indonesia, basis potensi itu ada di dan adalah wilayah pedesaan.

 

Dengan jumlah dan potensinya yang begitu besar, kepercayaan terhadap desa dan pembangunan perdesaan harus diberi perhatian lebih. Pembangunan infrastruktur yang memadai akan memberi kemudahaan bagi pemasaran hasil pertanian, akses terhadap pendidikan dan kesehatan, dan sebagainya. Konsep pembangunan perdesaan harus berjenjang, konsisten, dan tidak instan. Perdesaan dapat menjadi wilayah ekonomi mandiri, sekaligus dapat secara simultan menjadi basis kemandirian ekonomi nasional.

 

Menurut Iqbal, untuk mewujudkan itu tidak cukup hanya mengharap kebijakan dari pemerintah pusat. Pemerintah dan masyarakat desa sendiri juga harus melakukan musyawarah untuk membangun desanya. “Innallaha laa yughayyiru maa bikaumin hattaa yughayyiru maa bianfusihim. Tidak akan berobah nasib suatu kaum hingga kaum itu sendiri berikhtiar merobah nasibnya. Itu ayat suci Qur’an yang kebenarannya mutlak,” tutup Iqbal tandas.(rilis)

 

Komentar Pembaca