Ada 6 Tips Menggunakan Obat Apotik, Apa Saja ?

0
291

Inspiratifnews.com – Makassar, Merujuk pada tujuan UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Farmasi Universitas Muslim Indonesia, Hamsina Hasan, pada hari Jumat 13 Januari 2017, menurutnya, untuk mewujudkan tujuan UU tersebut, hal yang paling penting diketahui oleh masyarakat adalah bagaimana penggunaan obat yang tepat. sebab obat adalah salah satu solusi jika kesehatan anda terganggu.

Mantan Ketua HMI Komisariat Farmasi UMI yang pertama ini juga menuturkan, bahwa pengetahuan yang harus dimiliki oleh masyarakat adalah cara memilih, mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar, kata Ina sapaan akrabnya.

Dia juga memberikan tips, agar pasien atau pengguna obat baik yang disarankan oleh Dokter ataupun untuk kebutuhan personal. Yang pasti, kata Ina, ada 6 tips yang perlu diingat, sebagai berikut :

Memilih obat itu harus ingat 5T + 1W, yaitu : 1. Tepat Indikasi (penyakit), 2. Tepat obat, 3. Tepat penderita, 4. Tepat dosis, 5. Tepat waktu dan 6. Waspada efek samping.

Dijelaskan, mendapatkan obat bisa dibeli dengan resep dokter maupun tanpa resep dokter. Obat yang dengan resep dokter diperoleh dengan menebusnya di apotek, sedangkan obat yang tanpa resep dokter biasanya adalah obat-obat OTC yang berlogo hijau, dan obat bebas terbatas berlogo biru dan obat-obat yang masuk daftar OWA (obat wajib apotek), terang Ina.

Singkat kata, dikalangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi istilah pengguna obat harus cerdas dengan sebutan KAPSUL, singkatan dari kata KENALI (Nama & Jenis Obat) : Komposisi, nama generic, AMATI (Obat & kemasan) : Wujud, bau, warna, PELAJARI (Informasi) : Aturan Pakai, Efek Samping Obat, Kontra indikasi, kadaluarsa, SEBARKAN (Informasi) : keluarga, tetangga, teman, ULANGI (Penyebaran informasi) : Berulang dan kontinyu, LANJUTKAN, Menyimpan obat disesuaikan dengan petunjuk tentang stabilita obatnya untuk menjamin tidak terjadi kerusakan pada obat atau tetap menjada obat stabil secara fisika maupun secara kimia. Misalya Soppositoria tidak boleh di simpan di suhu kamar karena akan meleleh jadi di simpan di lemari es, pungkas Ina.

Dan terakhir, kata Ina, jika menggunakan obat dalam bentuk larutan misalnya sirup, jika masih ada jangan langsung dibuang dengan botolnya. Tetapi sebaiknya cairan dipisahkan dengan botolnya, kemudian botolnya dicuci bersih dan dibuang.

Jika hal tersebut sudah anda lakukan atau telah anda ketahui maka tubuh anda akan terhindar dari penyalahgunaan obat. Ingat!!Hubungi apoteker di sekitar anda, “Ingat Obat,Ingat Apoteker”, tutup Ina sesumbar berlagak marketing. (*)

Komentar Pembaca