Ade Komarudin resmi Pimpin DPR RI

6
53

Inspiratifnews.com-Jakarta Politisi Partai Golkar Dr. Ade Komarudin, MH resmi dilantik sebagai Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2016)

Langkah tersebut diambil setelah Pimpinan DPR dan pimpinan-pimpinan fraksi selesai melakukan rapat, untuk menentukan hari pelantikan ketua DPR baru.

“Pelantikan Ketua DPR yang baru ini sejalan dengan Pasal 87 ayat 4 UU MD3. Untuk yang akan dilantik nanti Pak Ade Komarudin sebagai Ketua DPR yang baru,” ujar Wakil Ketua Fraksi NasDem, Johnny G Plate, usai mengikuti Rapat Bamus di Gedung DPR hari ini.

Saat memimpin sidang, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengetuk palu memutuskan memulai agenda pelantikan.

“Kita putuskan untuk melantik ketua DPR yang baru sekarang,” kata Fahri sambil mengetuk palu.

Pelantikan kemudian dimulai. Proses pelantikan dipimpin Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali dengan disaksikan oleh Plt Ketua DPR Fadli Zon dan tiga wakil ketua DPR lainnya.

Setelah itu, Fadli Zon langsung menyerahkan palu pimpinan kepada Ade Komarudin. Ade kemudian dipersilahkan duduk di kursi pimpinan DPR dan memberikan pidato di podium.

Dalam pidatonya Ade Komarudin mengatakan akan fokus meningkatkan produktivitas institusi DPR RI dalam membuat produk legislasi. Ade mengajak seluruh anggota DPR berkomitmen mewujudkannya.

“Tahun 2015, DPR hanya menghasilkan tiga undang-undang, ini harus dievaluasi dan menjadi instrospeksi, sehingga ke depan harus lebih produktif,” katanya

Beliau juga menegaskan, dengan kebersamaan antara pimpinan DPR, pimpinan fraksi di DPR, dan seluruh anggota, maka produktivitas bisa meningkat. Menurut dia, ke depan komunikasi yang dibangun bukan hanya formal namun lebih intensif secara informal, agar tidak ada kecurigaan dan tidak ada batasan.

“Saya tidak boleh memikirkan hanya satu partai saja, melalui komunikasi yang baik dan komitmen bersama, saya yakin semua masalah bisa diselesaikan,” tambahnya.

Pelantikan Ade Komarudin sebagai Ketua DPR ini sempat diwarnai hujan interupsi dari anggota dewan,  karena Partai Golkar saat ini dianggap tak memiliki legalitas kepengurusan.

Namun, rapat Badan Musyawarah yang diikuti pimpinan DPR dan pimpinan fraksi memutuskan Ade tetap dilantik.

Interupsi di paripurna tak hanya datang dari kubu Agung, tapi juga sejumlah anggota DPR dari Fraksi lainnya, seperti Ruhut Sitompul dari Fraksi Demokrat.

Ruhut sampai maju ke podium untuk menyampaikan interupsinya, tetapi tetap tak diakomodasi oleh pimpinan DPR, karena rapat Badan Musyawarah yang diikuti pimpinan DPR dan pimpinan fraksi memutuskan Ade tetap dilantik. (Uc2)

Komentar Pembaca