Arqam Azikin Sebut KNPI Bukan Tempat Kumpulnya “Pemuda Palsu”

0
110

Inspiratifnews.com – Makassar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia Sulawesi Selatan menggelar Diskusi Publik Pemuda Menatap Masa Depan, di warkop CCR, selasa 13 Desember.

Arqam Azikin, Dr.Arief Wijaksono, dan Muhammad Arham Basmin hadir sebagai nara sumber, sementara Mizar Roem, Nasruddin Upel, Surahman Batara, Yessi Loana selaku Ketua umum Pemuda Demokrat Indonesia Sulsel juga nampak hadir pada diskusi tersebut.

Menariknya, Arqam Azikin mengungkapkan pada pemuda dan mahasiswa bahwa masih banyak yang tergolong Anak Muda Palsu, disebut “Anak Muda Palsu” dikarenakan pemuda dan mahasiswa saat ini hanya sibuk membahas agenda – agenda yang tidak penting tanpa melahirkan ide dan gagasan untuk kemajuan bangsa, imbuhnya.

Kaitan dengan itu, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan belakangan lahir 2 versi ketua umum, yang dalam waktu hampir bersamaan keduanya melakukan Musprov KNPI Sulsel, KNPI versi Munas Jakarta akan Musprov 14 Desember sementara KNPI versi Munas Papua akan Musprov 16 Desember.

Menurut Arqam, meski diundang menghadiri kedua versi Musyawarah Provinsi (Musprov) KNPI Sulsel tersebut, Arqam menilai bahwa pemuda hanya mampu berkonflik di organisasi KNPI tanpa adanya gagasan pembaharuan, itu dikatakan tempat kumpulnya “Pemuda Palsu” cobalah lahirkan gagasan seperti Lafran Pane, Ahmad Dahlan, Hasyim As’ari, Bung Karno dan Bung Hatta yang mampu membesarkan organisasi yang didirikannya sampai saat ini, paparnya.

Ketua KNPI Sulsel, Mizar Roem pun mencibir Arqam Azikin dengan sebuah pertanyaan “Tolong disebutkan KNPI mana yang Palsu atau Asli, sampai saat ini kami sulit mendefinisikan kedua kata tersebut”, Kata Mizar.

Arqam pun menjelaskan dengan singkat tapi padat, bahwa yang terjadi saat ini di tubuh KNPI Sulsel, itu hanya perdebatan kontekstual pemuda di sulsel, pemuda jangan berinstan ria namun cobalah berproses di KNPI, dan yakin pemuda yang menjalani terpaan dinamika organisasi akan mampu dihadapi oleh pemuda yang benar – benar berproses dan berikan warna indah pada Indonesia, terang Arqam. (*)

Komentar Pembaca