Balik dari Amerika Serikat, Dany Pomanto “Reposisi Kabinetnya”

0
129

Inspiratifnews.com-Makassar, Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengisyaratkan untuk melakukan pergeseran atau mutasi para pejabat eselon II dan III pasca kunjungannya untuk memenuhi undangan ke Amerika Serikat akhir Februari ini.

”Sementara dilakukan inventarisasi, mungkin setelah saya pulang,”kata Danny di Balaikota, akhir pekan lalu. Mantan dosen Arsitek Unhas dan perancang berbagai proyek besar di Indonesia dan mancanegara ini, memang belum memberi sinyal siapa siapa para pejabat yang akan bergeser itu. ”Pokoknya kita akan pilih yang terbaik untuk mewujudkan Makassar tambah baik,”ujarnya singkat.

Meski demikian, sejumlah nama telah digadang gadang untuk masuk kabinet Danny-Ical, ada yang baru dipromosikan, ada juga yang sekadar berganti posisi. Issue terhangat adalah kemungkinan pergantian Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Takdir Hasan Saleh. Menurut rumor yang berkembang di balaikota, mantan Kadisperindag itu akan digantikan oleh Erwin Haiya, kini kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKA).

Takdir sendiri dikabarkan akan berpindah posisi menjadi kepala badan diklat Makassar yang ditinggal (alm) Kasim Wahab. Posisi lain yang sudah santer berkembang dan akan mengalami pergeseran adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Alimuddin Tarawe. Mantan kepala Ekbang ini, masih menurut info yang dihimpun, kemungkinan bergeser menjadi salah satu asisten. Posisi yang ditinggalkan Alimuddin, beredar calon penggantinya. Diantaranya mantan Kadis Pendidikan, Mahmud BM, staf ahli Walikota, Ismunandar dan Kepala Inspektorat Makassar, Zainal.

Nama lain yang yang juga kemungkinan masuk dalam list pergantian, kepala Dinas Perhubungan, Marimin Tahir. Sebagai calon pengganti, juga beberapa nama telah sampai ke telinga Walikota Makassar.

Diantaranya, Sekretaris Dinas Perhubungan, Muchlis Masud, Camat Rappocini, Hamri Haiya, sekretaris Dinas Catatan Sipil, Yarman dan Kepala Satuan Polisis Pamong Praja, Iman Hud.

Kabar pergantian pejabat Pemkot Makassar, juga menyasar Kepala Dinas Kesehatan, Naisyah Azikin. Salah satu pejabat paling senior menjadi kepala dinas ini, kabarnya juga akan menjadi pembantu dekat walikota, sebagai asisten. Naisyah sendiri sudah 10 tahun menjadi kepala dinas.

Adapun nama nama yang beredar sebagai calon pengganti Naisyah, ada nama dr Iriani Ridwan (asisten IV sekarang), dr Rusli (Dirut RS Daya), sekretaris dinas kesehatan, dr Tasmin, belakangan juga muncul nama dr Ita Anwar (kabid pelayanan kesehatan dinas kesehatan).

Hanya saja, kepala Badan Kepagawaian Makassar, Baso Amiruddin enggan menanggapi rencana pergeseran pejabat itu. ”Tugas kami menjalanakan perintah pak wali, soal mutasi dan pergeseran itu menjadi kewenangan pimpinan,”katanya. Ia pun tak ingin berkomentar lebih jauh.

Informasi akan adanya pergeseran para pejabat di lingkup Pemkot Makassar, juga telah sampai ke telinga kalangan DPRD Makassar. Hanya saja, pihak DPRD meminta walikota agar dalam pergantian pejabat benar benar mengedepankan profesionalisme.

”Ya saya dengar juga begitu, cuma siapa siapa yang akan diganti, belum ada informasi. Tapi saya pikir, pak Danny memang perlu melakukan regenerasi para pejabat di tingkat kadis dan camat, tapi tetap membutuhkan figur figur senior yang yang punya track record bagus,”kata legislator Golkar, Rahman Pina.

Meski menolak menyebut nama nama para pejabat senior yang kemunginan tetap bertahan, tapi anggota DPRD dua periode ini menyebut, Kadis PU Ir Ansyar, Kadis Kesehatan, dr Naisyah, Asisten I Pemkot, Muh Sabri, Kepala Bappeda, Syahrier Sappaila dan Erwin Haiya, sebagai figur yang cukup mumpuni di sekitar Danny Pomanto. ”Mereka punya karakter kuat dan profesional,”ujarnya.

Selain nama nama diatas, nama pejabat lain yang juga dikabarkan akan mengalami pergeseran adalah, Kepala Dinas Tata Ruang, Ir Kafrawi. Belakangan, nama Kafrawi kurang popuer karena selama menjabat kepala dinas, belum ada terobosan terobosan baru yang dilakukan.

Ada beberapa nama calon pengganti Kafrawi yang dianggap kapabel, seperti Kadis Infokom Ismunandar, Kepala Badan Perizinan, Taufik Rachman, bahkan nama Asisten II Pemkot, Irwan Adnan juga kembali menguat. Maklum, sebelum menjadi asisten, Irwan pernah menjadi kepala dinas Tata Ruang.

Lalu dimana posisi Kafrawi, belum ada informasi pasti. Tak hanya kepala dinas, sejumlah camat dan kepala bagian pun dikabarkan masuk dalam gerbong mutasi kali ini.

Hanya saja, lagi lagi tidak ada informasi jelas siapa nama camat yangg akan berganti. ”Yang pasti, mereka yang diganti, sudah pernah ditegur, ada karena laporan masyarakat terkait pungutan liar, ada juga karena memang tidak menunjukkan kinerja yang baik,”kata sumber yang dekat dengan walikota.(lima)

Komentar Pembaca