BBM Turun, Sembako Malah Melonjak

0
79

Inspiratifnews.com-Makassar, Sehari setelah kebijakan pemerintah yang menurunkan harga bahan bakar minyak (bbm) nampaknya tidak berpengaruh dengan harga sejumlah bahan pangan pokok di pasar tradisional. Bahkan meski bbm sudah turun harga sembako tidak ikut turun bahkan semakin naik dan jasa angkutan pun enggan menurunkan tarifnya.

Pasar Panakukang di jalan Toddopuli Kecamatan Panakukang Kota Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (06/1). menurut pantauan inspiratifnews.com sejumlah sembako masih mengalami kenaikan harga, seperti harga Cabai Keriting dan Cabai Rawit yang naik dari harga Rp. 25.00, menjadi Rp. 40.000 perkilo.  Harga tomat sebelumnya dari harga Rp. 10.000 menjadi Rp. 15.000 perkilo. Sementara harga bawang merah naik dari harga Rp. 20.000 ribu menjadi Rp. 40.000 perkilo.

Bahkan, diluar dugaan harga kacang merah naik hingga 100 persen, dari Rp. 30.000 menjadi Rp. 60.000 perkilo. dalam dua hari terakhir harga sayuran juga yang mulai merangkak yakni harga kol dan sawi meski kenaikan harganya hanya beberapa ribu saja.

Kenaikan harga sudah terjadi sejak sebulan terakhir, diduga akibat cuaca buruk hingga kurangnya pasokan dari daerah penghasil sembako. dan harga melonjak saat menjelang natal dan tahun baru lalu,” kata Mursalam salah satu pembeli.

Daya beli masyarakat menurun, pedagang pun berharap harga tidak naik lagi, apalagi BBM sudah turun harusnya sembako harganya juga bisa turun,” kata Eda salah satu pedagang.

pasar todopuli3

Meskipun membuat kekhawatiran di kalangan pedagang maupun pembeli namun tidak semua sembako mengalami kenaikan harga. Seperti harga daging yang dirasa masih normal yakni  Rp.100.000 perkilo.

Begitupun dengan harga telur ayam ras, yang meski sempat naik hingga Rp. 50.000 per rak, kini sudah mulai menurun menjadi Rp. 45.000 per rak isi 30 butir. (ish)

Komentar Pembaca