Benni Setiawan Berbagi Pengalaman Dengan Kritikus Film Makassar

0
17

Inspiratifnews.com – Makassar, Industri Perfilman di Kota Daeng lebih maju dari kota – kota lain di Indonesia, Salah satu tolak ukurnya adalah Film Uang Panai yang mampu meraih penonton 600 ribu orang, ada juga Film Athirah yang meraih penghargaan international.

Tidak hanya Flim Uang Panai, juga bermunculan film – film lokal lainnya seperti Silariang, The Real Parakang, Melawan Takdir. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman, menggelar workshop kritik film dan non kritik, di Hotel Aryaduta selama tiga hari (4-6 September 2017).

Benni Setiawan, sutradara dan produser film kondang turut hadir berbagi pengalaman dengan kritikus dan insan perfileman di Makassar. dihadapan 61 peserta Benni Setiawan mengaku membuat film itu susah – susah gampang.

“Terkadang, desain film yang dibuat secara optimal namun penerimaan penonton tidak sesuai yang diharapkan. tetapi desain film yang dibuat secara singkat justru penonton malah membludak, inilah suka dukanya para pembuat film”, papar Benni Setiawan saat memberikan materi.

Akan tetapi, kata Benni Setiawan, desain film yang dibuat sesuai prosedur perfilman akan melahirkan karya – karya fenomenal dan terbaik, dan bagi produser film punya arti tersendiri, tukas benni.

Senada dengan Benni Setiawan, Direktur Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, Maman Wijaya mengatakan jika selain workshop ini diadakan di Jakarta, kami memilih Makassar sebagai kota kedua dengan alasan industri perfilman tumbuh pesat di luar pulau Jawa.

Pencapaian penonton film lokal sebanyak 600 ribu orang, menandakan kalau industri film di kota daeng lebih maju dari kota lain. sehingga kami memilih kota ini untuk mengajak para kritikus film untuk mengeksplorasi pemikiran mereka untuk kemajuan perfilman Indonesia, terang Maman Wijaya. (*)

loading...
BAGIKAN

Komentar Pembaca