Berdayakan Masyarakat Jeneponto, Mukhtar Tompo Gandeng LIPI

0
93

Inspiratifnews.com-Jeneponto Hasil penelitian biasanya hanya berakhir menjadi sebuah laporan ilmiah, yang tidak memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Padahal banyak hasil penelitian, yang jika disosialisasikan ke khalayak akan memiliki manfaat cukup besar. Demikian ungkap Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo, disela-sela kegiatan Diseminasi Hasil-hasil Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Kamis, 29 September 2016.

Menurut Mukhtar, selama menjadi Anggota Komisi VII DPR RI, yang salah satunya membidangi pengembangan riset dan teknologi, ia takjub dengan hasil-hasil penelitian dari yang dihasilkan oleh Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) berbasis riset, seperti LIPI. “Sayangnya, hasil penelitian ini tidak diakses oleh masyarakat luas. Melihat kondisi itu, saya merasa terpanggil untuk mengajak LIPI menyosialisasikan hasil-hasil riset yang bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” terang legislator Partai Hanura ini.

Kegiatan Diseminasi Hasil-hasil Penelitian LIPI yang dibuka oleh Bupati Jeneponto, Drs. H. Iksan Iskandar M.Si. Dalam sambutannya, Bupati mengemukakan potensi yang dimiliki Kabupaten Jeneponto, baik di Dataran Tinggi, Dataran Rendah, maupun Daerah Pesisir dan Laut. “Bahkan angin pun adalah salah satu sumber daya alam Jeneponto yang bisa dijual. Mohon maaf kepada masyarakat Jeneponto, anginnya saya jual ke Denmark. Angin itu akan dirubah menjadi sumber energi listrik,” ungkap nakhoda Jeneponto ini.

Oleh karena itu, lanjut Bupati Jenepoto, pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran LIPI untuk membantu pengembangan potensi Kabupaten Jeneponto. “Semua ini tidak lepas dari sumbangsih  putera daerah Jeneponto, adinda Mukhtar Tompo, yang kini telah duduk sebagai legislator di Senayan. Semoga kedepan, masyarakat Jeneponto tidak salah pilih, tetap mempercayakan beliau mewakili aspirasi masyarakat Jeneponto di DPR RI,” pungkas Bupati, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Sementara itu, Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Prof. Bambang Subianto mengungkapkan ada beberapa materi yang disajikan dalam  Diseminasi tersebut, yang terkait dengan potensi alam yang dimiliki Kabupaten Jeneponto. Materi-materi tersebut, yaitu Fermentasi Buah Lontar (Pembuatan Gula Merah dan Pengemasan), pembuatan Pupuk Organik Hayati, Penggemukan Ternak dan Pakan Ternak, dan Pemanfaatan Angin sebagai Energi Terbarukan.

Pelatihan ini  digelar selama dua hari, 29-30 September 2016. Hari pertama, lebih bersifat sosialisasi ke masyarakat. Hari kedua, berorientasi pada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Acara ini mengusung tema  “Optimalisasi IPTEK untuk Pengembangan Potensi Daerah”. (uc2)

Komentar Pembaca