Beri Ceramah Kebangsaan Di UAD, Panglima TNI : Muhammadiyah Cikal Bakal Perjuangan Bangsa

0
35

Inspiratifnews.com-Nasional Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengungkapkan Muhammadiyah merupakan cikal bakal perjuangan bangsa Indonesia. Muhammadiyah telah mencerdaskan kehidupan bangsa sejak awal sebelum merdeka.

Panglima TNI mengemukakan hal tersebut saat memebawakan Pengajian Kebangsaan di Masjid Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Jalan Ring Road Selatan Yogyakarta, Ahad (4/6/2017). Pengajian ini juga turut dihadiri Rektor UAD Dr Kasiyarno, anggota DPR RI Hanafi Rais, Ketua Umum PP Aisyiyah, ribuan jamaah dari mahasiswa, masyarakat dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya.

Jendral Gatot juga menyampaikan kehadirannya pada pengajian kebangsaan ini untuk kepentingan TNI bukan Muhammadiyah. Sebab TNI berdasarkan undang-undang, tidak bisa mengamankan bangsa, menjaga keutuhan negara, kedaulatan bangsa, kehidupan bangsa tanpa bantuan para ulama dan santri, serta kader Muhammadiyah.

Panglima yang mengetengahkan judul ceramah “Tantangan dan Peluang menjadi Bangsa Pemenang dalam Kompetisi Global” juga mengingatkan ada bahaya yang mengancam Indonesia. Mengapa terjadi kompetisi global, persaingan antar negara? Karena bumi ini tidak semakin luas, dan penghuninya semakin banyak. Perkembangan manusia seperti deret ukur, sedangkan pertumbuhan penyediaan makan deret hitung. Semua negara akan mencari makan untuk mencukupi kebutuhan penduduknya. Sasarannya negara-negara di equator yaitu ASEAN, Afrika Tengah, dan Amerika Latin.

“Di equator, masyarakatnya bisa bercocok tanam sepanjang tahun. Di equator ada energi, pangan, air. Sehingga penduduk di luar equator yang jumlahnya 9,8 miliar akan mencari akan di equator yang jumlah penduduknya hanya 2,5 miliar, dan Sepanjang equator negara yang paling banyak memiliki energi adalah Indonesia, Maka begitu Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, menteri yang dipilih adalah menteri luar negerinya yaitu mantan bos Exxon Mobil. Jelas yang dicari adalah energi dan pangan,” tandasnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengemukakan kehadiran Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo tentu datang tidak di tempat asing, tetapi hadir di rumah sendiri. Sebab Muhammadiyan bersama umat Islam sejak awal dengan segenap perjuangan, pengorbanan dan jihad fi sabilillah merebut kemerdekaan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di antaranya, KH Ahmad Dahlan, Ki Bagus, Kasman, Kahar Mudzakkir, dan Jendral Sudirman.

“Bagi kami, TNI adalah bagian dari Muhammadiyah dan umat Islam. Umat Islam dan Muhammadiyah bagian tak terpisahkan dari TNI,” kata Haedar. (uc2)

Komentar Pembaca