Bertugas Di Daerah Terpencil, Bidan Ini Wakili Indonesia Di Sidang WHO

0
227

Inspiratifnews.com-Gowa Mukrimatunnisa merupakan salah seorang Bidan sukarela di Puskesmas Tamaona Kabupaten Gowa akan menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan World Health Assembly (Sidang Kesehatan Dunia) yang di selenggarakan oleh World Health Oganisation (WHO) pada 24 – 28 Mei Mendatang di kantor pusat WHO di Genewa, Swiss.

Dalam sidang tersebut Mukrima akan membawakan pidato dalam sesi Global Citizen Dialogue dan menyampaikan tentang pengalaman Citizen Hearing sekaligus menyampaikan rekomendasi hasil Citizen Hearing yang telah dilaksanakan di Indonesia ke tingkat dunia.

“Rekomendasi citizen Hearing yang akan di sampaikan mencakup 4 isu utama yakni Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi Remaja, Gizi dan Jaminan Kesehatan Nasional dan diharapakan dapat menjadi bahan masukan untuk global strategy WHO dalam merumusan berbagai kebijakan terkait Sustainability Development Goals (SDGs)”ujar Mukrima kepada Inspiratifnews, Senin (23/5/2016).

Mukrimatunnisa terpilih sebagai perwakilan Indonesia setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan oleh Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) Indonesia.

Pelepasan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Gowa
Pelepasan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Gowa

Dalam proses seleksi tersebut, Mukrima sebagai wakil dari Muhammadiyah sekaligus Forum Masyarakat Madani (FMM) Gowa.

“Mukrimah Terpilih karena selain berprofesi sebagai Bidan, juga memiliki kemampuan bahasa inggris yang cukup baik, berpengalaman menginisiasi forum Bahasa Inggris terkait kesehatan remaja, serta aktif sebagai volunteer dalam pembinaan komunitas marginal” Ujar Yusnaeni Perwakilan Majelis Kesehatan Muhammadiyah Kab. Gowa.

Ia menambahkan bahwa meskipun keberangkatan Mukrima dibiayai secara penuh oleh pihak penyelenggara tetapi tetap.diadakan penggalangan dana untuk membantu keberangkatannya.

“sebagai wujud syukur dan kebanggaan, keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa menggalang donasi di inisiasi oleh PKM Tamaona untuk membantu keberangkatan Mukrima ke Swiss” tambahnya

Mukrimatunnisa menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia bersama 14 orang dari negala lain sebagai delegasi International Planned Parenthood Federation (IPPF). (uc2)

Komentar Pembaca