BIMP EAGA dan IMT GT prioritaskan Ekonomi Maritim dan Ketahanan Pangan

0
249

Inspiratifnews.com – Makassar, Dalam wilayah kerja sama ASEAN terdapat beberapa kerja sama sub dua diantaranya kerja sama ekonomi sub-regional Brunei lndonesia-Malaysia-Philppines East ASEAN Growth Area MP-EAGA) dan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triange (IMT-GT) Tujuannya untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah subnasional.

“Kerjasama BIMP-EAGA dan IMT GT diharapkan dapat memperkuat perdagangan lintas batas serta mempromosikan perdagangan, investasi dan pariwisata, ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam pembukaan The 3s BIMP-EAGA dan INMT-GT Trade Expo, Conference and Business Matching 2016, Jumat (14/10), di Makassar.

Hadir diantaranya Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, Menteri di Jabatan Perdana Malaysia Datuk Abdul Rahmad Dahlan, Ketua otoritas Pengembangan Mindanao Datu Abul Khayr Dangcal Aloto, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan para Kepala Delegasi BIMP EAGA dan IMT GT.

Menurut Menko Perekonomian, salah satu upaya nyata guna mengimplementasikan tujuan utama dari kerja sama sub regional ini yakni melalui penyelenggaraan BlMP EAGA and IMT.GT Trade Expo, Conference and Business Mafching ke-3 tahun 2016 di Kota Makassar, Acara ini merupakan acara reguler dua tahunan yang dilaksanakan secara bergilir di negara anggota BIMP-EAGA maupun IMT-GT kata Darmin.

Indonesia pada trade expo tahun tema besar strengthening the ASEAN Maritime Economic and Food Security” Pemilihan tema tersebut diatarbelakang pada pengembangan koridor ekonomi sector martm dan pentingnya ketahanan pangan di kawasan Pembangunan pada dua sektor tersebut lanjut Darmin menjadi penting mengingat wilayah yang masuk dalam kerja sama ekonomi subregional ini
wilayah kepulauan sehingga sangat tepat apabila diangkat penguatan sektor martim dalam mendukung tujuan kerjasamanya.

Tema permasalahan ketahanan pangan juga menjadi perhatian semua negara di kawasan Asia Tenggara isu konektivitas martim dan ketahanan pangan merupakan kepentingan bersama negara-negara di kawasan Asa Tenggara, tambahnya.

Sementara, Jusuf Kalla menekankan pentingnya kerja sama ekonomi subregional bagi indonesia Terlebih dengan berlakunya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), kerja sama ekonomi subregional harus semakin ditingkatkan Kuta terus berupaya untuk meningkatkan kerja sama subregional yang lebih efisien tetangga yang dekat lebih bermanfaat daripada saudara yang jauh, kata Wapres.

Dia berharap, kegiatan semacam ini akan berjalan sukses dan memberikan dampak positif pada kerja sama subregional BIMP-EAGA dan IMT-GT. (*)

Komentar Pembaca