BNI kucurkan KUR 125 milliar

0
38

INSPIRATIFNEWS.COM-Parepare — Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Parepare, menyiapkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp125 miliar tahun 2016 ini.

 

Program untuk membantu modal pengusaha ini diharapkan membantu pengusaha khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Parepare dan sekitarnya. Sedikitnya relasi BNI Cabang Parepare yang memanfaatkan bantuan dana ini mencapai 180 nasabah.

 

Selain itu, untuk memperoleh bantuan modal usaha bagi pelaku usaha juga diberikan kemudahan. Kemudahan tersebut seperti kelengkapan administrasi saat mengajukan permohonan mengambil dana KUR di BNI. Kelengkapan Administrasi yang diperlukan itu seperi pas foto, foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto copy Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Usaha minimal yang telah disahkan dari kelurahan setempat.

 

Kepala Bagian Kredit BNI Cabang Parepare Sunarna Eka Nugraha, Rabu 3 Februari mengatakan, KUR yang disediakan tahun ini nilainya lebih tinggi ketimbang tahun lalu. Untuk nilai anggaran KUR tahun 2015 itu hanya Rp40 miliar, sedangkan tahun ini meningkat hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

 

“Dana KUR yang disiapkan di BNI Cabang Parepare itu mencapai Rp125.380 miliar tahun ini. Sedangkan nasabah yang telah menggunakan KUR di Parepare itu mencapai 180 orang nasabah terdiri dari berbagai pelaku usaha UMKM,” katanya.

 

Sunarna menjelaskan, bagi pelaku usaha yang menginginkan KUR, diberikan kemudahan administrasi, tidak seribet yang dibayangkan. Selain itu, pelaku usaha dan pihak perbankan khususnya BNI itu dapat melakukan konsultasi untuk mendapatkan keputusan bersama yang tidak merugikan kedua pihak.

 

Artinya, setiap nasabah yang ingin mengambil bantuan dana di Bank BNI melalui KUR sebelumnya dapat berkonsultasi kepada pihak perbankan terkait usaha dan jumlah modal usaha yang dibutuhkan hingga mencapai kesepakatan bersama tanpa merugikan kedua belah pihak.

 

“Kita bisa konsultasi dulu antara pihak perbankan dan nasabah terkait usaha apa yang akan diberikan bantuan modal, serta berapa banyak perkiraan modal yang akan diberikan untuk membangun usaha. Itu dilakukan agar ke depannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

BAGIKAN

Komentar Pembaca