Bone Masuk Tangga ke 7 Inflasi Tertinggi Nasional, Ini Penyebabnya! !

0
50

Inspiratifnews.com – Makassar, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis perkembangan laju inflasi dan deflasi di jalan haji bau, senin (3/7). bahwa kabupaten Bone yang masuk ke tangga inflasi nasional pada bulan Juni 2017, sementara dari 5 Kabupaten/Kota yang mengalami Inflasi di Sulawesi Selatan, Bone juga menjadi penyumbang inflasi tertinggi didaerah ini.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam pada inspiratifnews.com diruang kerjanya siang ini (3/7).

“Kabupaten/kota yang mengalami inflasi tertinggi, ditempati Kabupaten Bone sebesar 1,83 Persen,
untuk skala nasional Bone berada diurutan ke 7 sebagai daerah laju inflasi tertinggi sebesar 1,83 persen bersama Tanjung Pandan dengan angka yang sama. Lain halnya, Makassar yang berhasil menekan angka inflasi, Walhasil, Makassar pun menyumbang inflasi terendah sebesar 0,84 Persen di bulan juni”, tutur Nur Salam.

Untuk jelasnya, kata Salam, urutan lima besar laju inflasi maupun deflasi didaerah ini yakni Bone (1,83 persen), Palopo (1,39 persen), Parepare (I, 33 persen), Bulukumba (1,23 persen), dan Makassar (0,84 persen).

Sementara Inflasi/Deflasi secara nasional secara berurutan dari pertama diraih tual (4,48 persen), kendari (3,58 persen), Ambon (2,91 Persen), Bau – bau (2,32 persen), Tarakan (1,89 persen), Tanjung Pandan (1,83 persen), Bone (1,83 persen), Gorontalo (1,82 persen), Manokwari (1,73 persen), dan Ternate (1,55 persen). Uniknya, Pulau Dewata berhasil menekan angka inflasi terbukti 2 kota berada diurutan 3 besar yakni Singaraja berada diurutan pertama sebesar (-0,64 Persen), disusul Pematang Siantar sebesar (-0,07 Persen) dan Denpasar sebesar (-0,01 Persen), Jelas Nursam Salam.

Adapun penyebab inflasi di Bone, Menurut Nursam Salam, ditengarai tingginya konsumsi komoditi beras, sayur dan tembakau. di beberapa kecamatan juga mengalami banjir yang bersumber dari luapan danau tempe sebuah terakhir.

Sulawesi Selatan secara umum laju inflasi sebesar 0,97 persen pada bulan juni ini dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 129,20. bila dibandingkan bulan juni tahun 2012 inflasi hanya sebesar 0,60 persen, sementara 6 tahun terakhir (2012-2017) di bulan juni, angka inflasi 0,97 persen inilah yang cukup tinggi peningkatannya, tutup Nursam Salam. (*)

Komentar Pembaca