Bone Optimalkan Potensi Sektor Tanaman Padi

0
116

Inspiratifnews.com – Bone, Untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Bone dalam memajukan dan mengoptimalkan potensi sektor tanaman padi, Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi bekerjasama Litbang dan Perguruan Tinggi, menyelenggarakan panen padi varietas unggul “Sidenuk” berbasis teknologi IPAT-BO (Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik).

Teknologi ini, disamping untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen juga mendorong para petani memahami dan memanfaatkan hasil inovasi teknologi sebagai upaya meningkatkan taraf hidup. IPAT-BO adalah system produksi holistik dan terencana dengan menitikberatkan pemanfaatan kekuatan biologis tanah (pupuk alami), tanaman input lokal untuk memulihkan unsur hara tanah dan melipatgandakan hasil padi.

Dengan teknologi IPAT-BO petani akan hemat air, hemat bibit, hemat pupuk anorganik dan hemat pestisida dengan produktivitas tinggi. Areal tanam tidak perlu digenangi air terus menerus, namun perlu didekati selokan tiap 3 meter dan didukung oleh pemakaian pupuk ABG (Amazing Bio Growth).

Pemilihan lokasi demplot (demonstrasi plot) 2 Ha di Dusun Saungeng Desa Mattampawalie, Kec. Mare Kabupaten Bone karena sebagian besar areal persawahan di daerah ini bersifat tadah hujan dengan produktivitas rendah. Ilustrasi hasil demplot menunjukkan bahwa hasil panen yang ditanam dengan cara tabela (tanam benih langsung) dibanding cara tanam konvensional, menunjukkan produktivitas hasil yang berlipat ganda. Semula produksi panen 4 ton/ha kini mencapai 8,9 ton/ha.

Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si., saat membuka acara panen mengatakan bahwa program diseminasi teknologi merupakan salah satu instrumen kebijakan Kemenristekdikti agar penerapan teknologi hasil litbang nasional yang difasilitasi oleh perguruan tinggi dan dunia usaha (industri) dapat dinikmati oleh petani.

Selain memberikan nilai tambah, masyarakat juga diharapkan terpacu untuk meningkatkan budaya iptek dalam menata aktivitas sosial dan ekonominya. Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, Pembantu Rektor IV Unhas Prof. dr. Budu, Ph.D, Dr. Yunus Musa AKBP Yuliar Kus Nugroho (Kapolres Bone), Letkol Inf. Eddy Mappa (Dandim 1407 Bone).

Dari Kemenristekdikti hadir: Dr. Ir. Ophir Sumule (Direktur Sistem Inovasi), Ir. M. Syahrial Annas, Ir. Andi Bohar Alam (Nara Sumber), Ir. Andi Ilham (Fakultas Teknik UPRI Makassar) dan Dr. Ir. Sudradjat (Fak. Pertanian Unpad Bandung).  Wakil Bupati H. Ambo Dalle juga berharap agar program serupa dilaksanakan untuk semua kecamatan di Bone.

Dr.Ir.Jumain Appe, M.Si menegaskan bahwa sebagai tindaklanjut implemantasi program,  akan melakukan penandatanganan MoU dalam rangka memperluas jangkauan pemanfaatan hasil litbang menjadi 50 hektar areal sawah di Kabupaten Bone.

Selanjutnya, dalam live talkshow di Celebes TV Makassar, 9 April 2016 akan mengupas berbagai program seputar penguatan inovasi dan teknologi, antara lain insentif perguruan tinggi di industri, calon perusahaan pemula berbasis teknologi, kesiapan pemerintah daerah terhadap penguatan inovasi untuk peningkatan daya saing daerah serta dukungan dunia usaha (KADIN) untuk daya saing produk dan penguatan pasar.

Sumber:
Kehumasan Program Penguatan Inovasi Kemenristekdikti

Komentar Pembaca