Bupati “Tawarkan” Potensi Enrekang pada Kedutaan Besar Jepang

0
105

Inspiratifnews.com-Jakarta, Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando, M.Si., “menawarkan” peluang investasi dalam pengembangan potensi perkebunan, pertanian, dan peternakan di Kabupaten Enrekang. Hal itu disampaikan Muslimin Bando saat diterima beraudience dengan Wakil Duta Besar Jepang, Kozo Honsei, di kantor Keduataan Besar Jepang, Jl. M. H. Thamrin No. 24, Jakarta, Jum’at (04/3).

12795574_10205954159556238_4725029898156999280_n
Bupati Enrekang, Muslimin Bando diapit  Duta Besar Jepang, Kozo Honsei dan Sespri Maliki (baju biru).

Muslimin Bando yang hadir didampingi Sekretaris Pribadi (Sespri)nya, Maliki, lebih jauh menjelaskan, daerah yang dipimpinnya itu memiliki lahan yang sangat potensial untuk investasi berbagai komoditas dalam bidang perkebunan, pertanian, dan peternakan. Dalam bidang perkebunan, khususnya kopi, cengkeh, dan coklet, sangat cocok dikembangkan di Enrekang. ‘’Bahkan, Enrekang salah satu penghasil kopi terbaik,” ujarnya.

Dalam bidang pertanian, menurut Muslimin Bando, Enrekang adalah salah satu penghasil tanaman holtikultura di Sulawesi Selatan. Bahkan, hasil-hasil pertanian Enrekang, antara lain Kentang, dan Bawah Merah tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan, tapi juga diperdagangkan antarpulau di berbagai daerah di Indonesia, ujarnya saat dihubungi inspiratifnews.com via telepon.

Sedangkan dalam bidang peternakan, di masa lalu, Enrekang pernah populer sebagai salah satu sentra pengembangan ternak sapi. Puluhan ribu hektar lahan di Maroangin amat cocok untuk pengembangan peternakan. “Lahan itu sudah lama ‘menganggur’, mungkin ada investor Jepang yang berminat.’’ Kata Muslimin Bando.

Merespon tawaran itu, Wakil Dubes Jepang, Kozo Honsoi mengatakan, biasa mendengar tentang Enrekang terutama terkait dengan posisinya terkait sebagai penghasil kopi arabika yang memiliki kualitas yang sudah mendunia. ‘’Orang Jepang, ada suka kopi. Apakah di Jakarta ada kebai kopi khas Enrekang,” ujarnya. Untuk mempopulerkan kopi Enrekang, katanya, mungkin perlu ada kafe di Jakarta yang menjualnya, agar masyarakat lebih kenal.

Mengenai tawaran peluang berinvestasi, Kozo Honsoi mengatakan, akan mempelajarinya dulu. “Nanti kami akan pelajari dulu, belum bisa respon sekarang,” katanya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar, tentu saja dengan logat negara sakura.

1540548_10205954159596239_5630757179316743439_oBahasa Jepang di Sekolah

Sementara itu, Direktur Informasi dan Kebudayaan Kedutaan Jepang, Kenichi Takeyama yang mendampingi Wakil Dubes mengungkapkan, pemerintah Jepang melalui kedutaannya telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional RI untuk pengajaran bahasa Jepang di sekolah-sekolah Indonesia. ‘’Tahap pertama kita mulai khusus di SLTA dulu, tapi masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian,” jelasnya.

Merespon informasi itu, Muslimin Bando menyatakan kesediaannya untuk menyiapkan fasilitas akomodasi bagi guru-guru bahasa Jepang yang mengajar di sekolah-sekolah yang ada di Enrekang. ‘’Kami akan bantu menyiapkan akomodasinya di Enrekang,’’ tandas alumnus IKIP Makassar yang juga mantan guru dan Kepala Sekolah sebelum pensiun dan dipercaya rakyat Enrekang sebagai Bupati.

Muslimin Bando menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Enrekang sedang mempersiapkan base kamp pariwisata dan pendidikan basaha asing sebagai bagian dari upayanya meningkatkan pelayanan dalam pengembangan potensi wisata di daerahnya.(*)

Komentar Pembaca