Caketum Hipmi : Wisata Bahari Jadi Primadona

0
94

Inspiratifnews.com – Makassar, Bulukumba merupakan kabupaten paling ujung selatan dari Pulau Sulawesi. Kabupaten ini dikenal dengan nama besarnya sebagai Bumi Panrita Lopi, daerah peranjing kapal Pinhisi yang melegenda. Hasil karyanya kini telah mengarungi samudra dari palua ke pulau sejak nenek moyang kita.

Dalam perkembanganya, Bulukumba terus berbenah. Dahulunya hanya dikenal sebagai kabupaten produsen kapal Pinhisi, kini telah menjelma sebagai destinasi wisata khususnya wisata bahari di Sulawesi Selatan, baik domestik maupun mancanegara.

Beberapa destinasi pantai yang banyak dikunjungi di antaranya Pantai Bira dengan pasti putihnya, Samboang, Apparalang, Panrangluwu dan Mandalaria.

Pemerintah daerah Bulukumba melalui Dinas Pariwisata menjadikan wisata bahari sebagai salah satu produk unggulan daerah yang bertujuan mengangkat nama besar Bulukumba di kancah nasional.

“Wisata bahari telah menjadi primadona di sini (Bulukumba, red). Kami mendorong sebagai salah satu produk unggulan nasional yang mampu menggaet wisawatan mancanegara yang pada akhirnya mampu memberikan PAD (pendapatan asli daerah) bagi Pemda”, ujar H. Nasrun, Sekertaris Dinas Pariwisata Bulukumba saat dihubungi via ponsel.

Hasrun berpendapat, dengan perbaikan fasilitas, infrastruktur pendukung yang pemda lakukan selama ini, akan semakin menambah daya tarik wisatawan ke Bulukumba.

Di tempat yang berbeda, Calon Ketua Umum HIPMI Sulsel, Herman Heizer mengatakan bahwa potensi daerah harus didorong oleh pemerintah untuk dimaksimalkan sebagai aset yang produktif.

“Di sinilah pentingnya sinergitas antar pelaku usaha dan pemerintah daerah. Potensi daerah yang mampu mendatangkan pendapatan dan peningkatan ekonomi bagi daerah dan masyarakat, niscaya membutuhkan kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak sehingga bisa menghadirkan akselerasi pembangunan,” katanya saat ditemui usai Muscab HIPMI Kabupaten Bulukumba dan Sinjai di Bira, 29/08.

Lanjut HH, akronim dari nama Herman Heizer, yang harus dilakukan para pengusaha, generasi pengusaha muda pada khususnya, untuk jeli melihat peluang yang sudah di depan mata.

“Jika kita tidak sigap melihat peluang ini, bukan tidak mungkin orang luar masuk dan kita hanya sebagai penonton. Sekarang pasar bebas ASEAN berlaku. Ayo pengusaha muda, ekplorasi ide dan genjot kreativitasmu untuk menangkap peluang usaha dalam menghadapi atmosfir pasar bebas,” serunya.(*)

Komentar Pembaca