Deng Ical Dialog Perda Zakat Bersama MASIKA ICMI

0
77

Inspiratifnews.com – Makassar, Wakil Walikota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, dalam diskusi Ramadhan 1437 H, membangun sinergitas pengelolaan zakat untuk kemaslahatan ummat, yang digelar oleh Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sulsel, menekankan pentingnya kesadaran bersama akan pentingnya zakat karena memiliki multy efek bahkan dapat menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan.

“Terkadang kita lupa akan pentingnya zakat, padahal dia berada diurutan ke tiga dalam rukun islam, dan dalam Al Quran disebutkan sebanyak lebih dari 400 kali, dan 82 diantaranya bergandengan dengan pentingnya shalat,” ujarnya.

Berbeda dengan rukun berhaji, yang menjadi impian setiap muslim demikian pula dengan hadirnya Ramadhan yang dinanti nantikan, kewajiban akan zakat terkadang dilupakan.

Untuk itu, deng ical mengharapkan adanya peningkatan kesadaran akan kewajiban akan zakat, pentingnya sinergitas antara pemerintah, badan amil zakat, masyarakat, dan seluruh stackholder lainnya akan kewajiban zakat.

“Diupakan lahirnya perda yang bersifat memaksa guna mengoptimalkan zakat, yang saat ini yang ada masih perwali terkait infak, sehingga diharapkan dari diskusi ini dapat merumuskan gerakan yang lebih massif,” tambahnya.

Ada beberapa hal yang harus dibenahi, sehingga dalam waktu singkat pemerintah kota Makassar, Bappeda dan Basarnas akan membahas lebih lanjut terkait masalah pengumpulannya, pendistribusian, dan pemanfaatannya, serta pelaporannya.

Bersama deng ical, narasumber lainnya
Dr. Alimuddin SE. MSi.Ak MM. Dari Akademisi Ekonomi Unhas, bahkan menegaskan pentingnya aturan yang jelas terkait zakat, dikarenakan zakat merupakan hak masyarakat miskin yang ada di orang kaya. “Bukan hartanya orang kaya yang diminta, tetapi Harta milik orang miskin yang ada di orang kaya. Dan orang orang yang tidak membayar zakat berarti perampok, dan harus ditindak tegas,” ungkapnya.

Demikian pula disampaikan oleh Ketua MUI Makassar, KH. Dr. Baharuddin HS yang juga hadir selaku narasumber mengungkapkan pentingnya dibentuk system yang jelas untuk permasalahan zakat, seperti halnya dengan pajak.

“Zakat, merupakan sedekah yang wajib, dan diperintahkan kepada para pemimpin untuk mengambil hak hak orang miskin yang dititipkan di orang yang mampu/kaya,” ungkapnya. (*)

Komentar Pembaca