Di Katakan Ketua Nonaktif, Ini Respon Pengurus PP-HPMB

0
104

Inspiratifnews.com-Bantaeng Saat ini PP-HPMB mengalami turbulensi politik yang sangat dahsyat. Adanya isu bahwa ketua PP-HPMB di nonaktifkan di bantah keras oleh beberapa pengurus.

Abdul Rahman yang juga Ketua Bidang Kajian dan Komunikasi Ummat PP-HPMB yang di konfirmasi mengenai wacana rapat pleno yang di lakukan sebagian oknum tersebut mengatakan ini jelas ada yang mencoba memainkan lakonya untuk memecabelah kembali PP-HPMB di karenakan sebagian pengurus tidak tahu bahwa ada agenda tersebut.

“Ini sangat tidak etis seharusnya kita duduk bersama dan menyelesaikan ini secara baik-baik karena ini adalah masalah internal bukan masalah yang di perbesar-besar sampai-sampai melabrak aturan main di dalam AD-ART lembaga, rapat pleno wajib dan lebih wajib pula ketika sekum dan ketua umum hadir beserta bendahara umumnya. Kok ada pleno dadakan ada apa ini ?” ungkapnya

Di lain tempat Bendahara Umum PP-HPMB Maisarah ikut angkat bicara mengenai persoalan yang katanya alasan kurangnya transparan di anggaran menyangkut dana hibah.

“Saya rasa ini bisa di bahas dalam rapat dan ketika teman-teman mencurigai ada penyelewengan maka biarkan hukum yang berbicara dan LPJ bendahara saya rasa sudah di atur dalam AD-ART lembaga kita yang tercinta ini” terangnya

Sementara itu Ketua Umum PP HPMB Wardiman Dg. Sipato mengungkapkan bahwa Saat ini HPMB adalah lembaga yang sangat di perhitungan karena kebangkitanya kembali sagatlah kontroversial. Organisasi daerah yang berdiri sejak tahun 1952 ini dalam perjalanannya telah mengalami banyak dinamika yang imbasnya seperti yang kita ketahui bersama dikarenakan sebuah situasi politik yang terjadi di daerah sehingga ber imbas ke lembaga ini. 

“Dan mudah-mudahan situasi yang terjadi ini bukan agenda meramaikan momen 2018 karna ketika ini terjadi maka ada yang ingin membangkitkan lukalama yang satu setengah tahun ini HPMB mencoba bangkit dan menjauhi hal-hal semacam itu” ungkap Diman saat ditemui di sela-sela mendampingi tamu mahasiswa asal jepang Mr. Yuki Kasukawa, Rabu (30/3/2016).

Ia juga menambahkan bahwa perlu di pahami bersama organisasi ini adalah organisasi independen. Tidak layak sekiranya ketika kita ikut serta memanaskan situasi politik yang terjadi di Kabupaten Bantaeng, sebab hal ini malah akan membuat kita terpecah belah kembali.

“HPMB sekarang harusnya fokus dengan pengembangan skill anggota-anggotanya untuk mengembangkan daerah kita tercinta ini. Biarkan HPMB ini kembali ke khittanya sebagai Organisasi pelopor pembangunan daerah bukan malah sumber dari ke gaduhan daerah” tambahnya.

Diman mengajak untuk tetap fokus untuk menyelesaikan studi dan kembali ke daerah untuk mengabdikan diri. Agar lembaga ini dapat di perhitungan sebagai lembaga yang mencetak generasi yang berkualitas. (uc2)

Komentar Pembaca