diduga Pecat 2 Kadernya, Hanura Sulsel Belum Bersikap

0
78

Inspiratifnews.com – Makassar, Setelah dilantik hari kamis (31/3) lalu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar dibawah kepemimpinan Muh Yunus telah menyerahkan surat permohonan pemberian sanksi pemecatan kepada dua legislator DPRD Makassar, Surat permohonan tersebut selain untuk pemecatan sebagai anggota partai juga akan diberi sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW) sebagai anggota DPRD Makassar.

Kamis lalu, dua anggota legislator DPRD Makassar Fraksi Hanura itu yakni Shinta Masitha Molina dan Mustaqfir Sabri (Moses) tidak menghadiri pelantikan Ketua DPC Hanura versi Yunus, Maka dari itu Keduanya dianggap telah membangkang dan tidak mengikuti keputusan partai.


Andi Amrullah Jaya saat dikonfirmasi inspiratifnews.com mengatakan “Iya kami telah menyerahkan surat permohonan itu kepada DPD dan telah diterima langsung oleh pak ketua, (Ambo Dalle)” kata Sekertaris DPC Hanura Makassar, saat dihubungi via telpon, Jumat (01/04/2016).


Lebih lanjut Amrullah Jaya, menambahkan Sikap kedua legislator fraksi Hanura itu, dianggap telah melakukan pembangkangan terhadap keputusan partai sehingga DPC mengelurkan surat permohonan pemberian sanksi dengan nomor 011/DPC-hanura/Makassar/IV/2016 tentang pemberian sanksi pelanggaran berat, ujarnya.


“kami sudah komunikasi dengan DPD dan sudah 1 bulan ini masih membangkang terhadap keputusan partai dengan menghadiri Muscab versi Jalaludin Akbar, Menurutnya Muscab itu tidak direkomendasi oleh DPP,” ungkap amrullah jaya.


Menurut Amrullah, permohonan pemberian sanksi itu sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai Hanura berupa teguran pertama dan kedua. Namun karena dianggap telah melakukan pelanggaran berat sehingga DPC memohon pemberian sanksi itu, namun masih menunggu sikap dari DPD Hanura Sulawesi Selatan terkait surat teguran dan sanksi yang telah dilayangkan, ujarnya. hingga berita ini diturunkan DPD Hanura Sulsel belum bersikap. (ish)

Komentar Pembaca