Dimyati : Menkumham Segera Terbitkan SK PPP Jakarta

0
48

Inspiratifnews.com-makassar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP kubu Djan Faridz (DF), Achmad Dimyati Natakusuma menyambut baik dicabutnya SK Menkumham soal Kepengurusan PPP hasil Muktamar Surabaya dibawah pimpinan Romahurmuziy (Romi). Namun, Dimyati meyakini Menkumham secara bertahap akan mengeluarkan SK kepengurusan PPP. Dimyanti menambahkan, Menkumham sedang mempelajari dan memproses usulan pihaknya agar segera mengesahkan Muktamar Jakarta sesuai amar putusan MA dan mempelajari kelengkapan administrasinya. Saya yakin bulan ini (SK PPP DF) keluar,” kata Dimyati.

Dimyati mengakui, apabila belum ada putusan MA yang berkekuatan hukum tetap terkait TUN dan Perdata khusus (Perdatasus) terkait sengketa parpol, boleh saja mewacanakan kepengurusan PPP ke Muktamar Bandung. Namun, sebutnya, kepengurusan pihaknya sudah ada putusan MA. “Bukan hanya Mahkamah partai saja, sudah ada lembaga kekuasaan kehakiman memutuskan demi keadilan. Sepertinya banyak yang gagal paham hukum,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR  berujar, Pendapat `Kembali Ke Muktamar Bandung` Keputusan MA yang dimaksud adalah MA sudah memutuskan dengan 2 putusannya terkait TUN dan Perdatasus sengketa parpol bahwa diamar putusannya menyatakan Muktamar Jakarta yang diselenggarakan 30 Oktober sampai 2 November 2014 dengan Ketum DF dan Sekjen Dimyati. “Hal itu tertuang dalam notaris Tedy Anwar SH, Mkn, itulah yang sah amar putusan MA nomor 504 dan amar putusan MA nomor 601,” jelasnya.

Dimyati memaparkan, sengketa parpol penggugatnya ada 3, yaitu penggugat pertama wakil kamal yang mewakili Muktamar Bandung yang ingin kembali ke Muktamar Bandung menyatakan Muktamar Surabaya dan Muktamar Jakarta tidak sah. Penggugat kedua Romahurmuziy alias Romi dan Aunur Rofiq yang mewakili Muktamar Surabaya yang petitumnya ingin Muktamar Surabaya yang sah. Penggugat ketiga, H Madjid Kamil bin KH Maemoen Jubaer yang mewakili Muktamar Jakarta dengan Ketum DF dan Sekjen Dimyati Natakusumah yang tertuang dalam notaris Tedy Anwar SH, MKn, amar putusan MA menyatakan eksepsi dan permohonan penggugat pertama dan penggugat kedua ditolak dan tidak dikabulkan. Untuk penggugat ketiga, tambahnya, yang menyatakan Muktamar Jakarta yang diselenggarakan 30 Oktober sampai 2 November 2014 dengan Ketum DF dan Sekjen Dimyati, dikabulkan. “Jadi PPP dan Golkar berbeda sekali amar putusan MA-nya,” paparnya saat wawancara bersama awak media dihotel sheraton makassar, sabtu (9/1). (ish)

BAGIKAN

Komentar Pembaca