Direktur KTI Watch: Menpora “Buta Huruf” Terhadap Sepak Bola Di Makassar

0
81

Inspiratifnews.com-Jakarta Surat Menpora yang tidak mengizinkan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar di Kota Makassar merupakan tindakan yang keliru, bahkan terkesan undrestimate terhadap kesiapan Masyarakat Makassar dalam mendukung reformasi total demi perbaikan PSSI.

Hal ini di ungkapkan Direktur Kawasan Timur Indonesia (KTI) Watch Razikin Juraid, Selasa (13/6/2016) di Jakarta

Ia beranggapan Sebaiknya Menpora tidak melakukan tindakan kontraproduktif dengan keputusan PSSI yang telah memutuskan Kota Makassar sebagai tuan rumah Kongres.

“Saya percaya Pengurus PSSI sudah mempertimbangkan secara jernih penentuan tuan rumah kongres. Karena itu Menpora mestinya mendukung demi kemajuan sepak Nasional” katanya

Ia menuturkan bahwa dengan menyebut reformasi total dan perbaikan PSSI hanya dapat terwujud apabila digelar di Jogyakarta, itu argumen yang sangat tidak berdasar dan meremehkan insan persepakbolaan di Makassar.

“Dalam hal ini Menpora Imam Nahrowi kelihatannya buta huruf. Karena Kota Makassar merupakan salah satu Kota yang banyak memberikan kemajuan bagi persepakbolaan Nasional dan Makassar merupakan wilayah NKRI” Tuturnya

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi akhirnya membalas surat permohonan rekomendasi kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang di laksanakan di Kota Makassar. Manariknya adalah, Isi surat balasan tersebut, bukan merestukan pelaksanaan kongres di Makasar pada 17 Oktober mendatang, melainkan Menpora meminta untuk dipindahkan di Yogyakarta. (uc2)

Komentar Pembaca