DPRD Sulsel, AMM Sulsel, dan Kepolisian Bahas Regulasi Kasus Begal

0
40
Inspiratifnews.com-Makassar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait beberapa problematika sosial di makassar, seperti begal yang beberapa hari terkahir meningkat, turut hadir Komisi E dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sulawesi Selatan, Polrestabes Makassar dan Polres Gowa.

Kordinasi antara kepolisian dan Angkatan Muda Muhammadiyah beserta Anggota Dewan, akan merumuskan dan membuat regulasi terkait masalah sosial, mengingat angka kriminal meningkat. Komisi E Arum Spink, katakan bahwa adanya kasus kriminal disebabkan oleh angka pengangguran meningkat, dan masyarakat teemarjinalkan belum diberdayakan secara maksimal oleh pemerintah dan stakeholdernya, ujar legislator Nasdem yang membidangi ekonomi.
Sementara itu, Sekretaris Komisi A, Wahid Ismail juga merespon positif terkait penanganan kasus begal yang mengalami peningkatan beberapa bulan terakhir, pihak kepolisian dengan cepat dan sigap tangani kasus kriminal, ujar wahid.
Bahkan Wahid menambahkan, bila perlu Densus 88 anti teror diturunkan jika lagi nganggur, celutuk wahid.
Kabag Operasi Polrestabes Makassar, Abd.Azis tuturkan kasus – kasus kriminal meningkat disebabkan pula dengan pengaruh narkotika dan “saking” canggihnya teknologi sehingga otak atau dalang pelaku kriminal bisa meremote dengan handphonenya masing – masing.
Menanggapi hal itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan Mahyuddin, meminta kepada DPRD Sulsel untuk membuat regulasi mengenai penangganan kasus – kasus begal.

Saat dimintai keterangan dari inspiratifnews.com, Aziz malah memperlihatkan foto – foto dari pelaku – pelaku kriminal yang telah ditanganinya, diantara foto – foto itu terdapat anak dari beberapa tokoh masyarakat namun enggan menyebutkan namanya, namun beliau beserta jajarannya akan segera menangkap pelaku begal terhadap aktifis Aisyiyah yang sebelumnya pengendara motornya telah tertangkap, ujarnya.

Hasil Rapat Dengar Pendapat ini, kemudian akan ditindaklanjuti oleh DPRD Sulsel untuk dibahas pada komisi A dan E terkait regulasi hukuman ataupun ranperda terhadap kasus – kasus kriminal lainnya.(ish)

klik dan like : https://m.facebook.com/inspiratifnews/

Komentar Pembaca