Final ASF, Indonesia Takluk 1-0 dari Thailand

0
98

Inspiratifnews.com-Malaysia Tim (Timnas) Indonesia U-15 harus mengakui Keunggulan Thailand dengan skor 1-0 pada Partai Final Asian School Football (ASF) U-15 Championship 2016 di Stadion UiTM Shah Alam – Malaysia.

Tampil pada partai final, pelatih Deni menurunkan komposisi pemain terbaiknya minus Theo Fillo asal Daerah Papua yang mengalami cedera angkle. Timnas memulai laga babak pertama dengan mengambil inisiatif serangan. Sang kreator serangan kapten Deka memulai percobaan dengan memberikan sebuah terobosan ke jantung pertahanan Thailand pada menit ke 5 tapi sayang Yunus pemain Daerah asal Wajo – Sulsel ini yang menjadi target tak mampu memaksimalkan peluang.

Deka yang berkali-kali mampu merepotkan pertahanan lawan memiliki peluang emas pada menit ke 8, namun sayang shooting kaki kirinya masih melebar di sisi kiri pertahanan Tim Thailand. Memasuki pertengahan babak pertama, dominasi Timnas Indonesia mulai mengendur. Timnas Thailand yang mulai menemukan bentuk permainannya, lebih sering menekan pertahanan Timnas Indonesia.

loading...

Beberapa kali serangan Tim Thailand berhasil mengganggu pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Amar Prayogi pemain dari Jambi. Satu menit menjelang babak pertama usai, Timnas Thailand mendapatkan tendangan bebas dengan jarak ideal di luar kotak penalti pertahanan Timnas Indonesia.

Tendangan bebas berhasil diblok pagar betis Timnas Indonesia, namun lagi – lagi bola tetap sj meluncur ke dalam gawang Timnas Indonesia tanpa mampu dijangkau kiper Ernando yang sudah mati langkah. Selepas gol wasitpun meniup tanda babak pertama telah usai.

Memasuki babak ke 2, Timnas Indonesia mencoba untuk kembali membangun serangan akan tetapi Timnas Thailand yang dimotori Kittiphon Chukorn, kali ini bermain lebih rapi dan berhasil mematahkan serangan Timnas Indonesia sejak pertengahan lapangan.

Mulai menurunnya stamina duo gelandang Amanar Pemain asal Aceh dan Fahmi pemain asal Bulukumba – SULSEL ini membuat Timnas Thailand lebih mudah menguasai jalannya pertandingan. Menyadari mulai menurunnya agresifitas Timnas Indonesia, pelatih Deni Syamsuddinpun melakukan pergantian, Komang masuk menggantikan Fahmi yang mulai menurun.

Pergantian ini ternyata tidak banyak memberikan perubahan, bahkan Timnas Thailand semakin menjadi dan memperagakan ball possesion dengan baik.
5 menit menjelang berakhirnya laga babak ke 2, pelatih Deni kembali menyuntikan darah segar demi mengejar gol. Dul Fahmi asal Jateng ini keluar digantikan Ruland pemain yang berasal dari Papua dan Dika keluar digantikan minzardillah.

Pergantian tersebut cukup membuat Timnas Thailand kembali dalam tekanan, namun sayang seribu sayang, pintarnya pemain Timnas Thailand dalam mendelay bola -termasuk dengan berpura-pura sakit membuat banyak waktu yang terbuang.

Babak ke 2 pun berakhir tanpa gol tambahan dan kedudukan 1-0 untuk Timnas Thailand dan skor ini tidak berubah sampai pertabdingan berakhir. Dengan demikian Timnas Thailand tampil sebagai juara dan indonesia harus puas sebagai Runner Up.

“Kita harus mengakui Timnas Thailand lebih baik, mereka memperagakan sepakbola dengan baik, tapi saya tetap bangga dengan perjuangan pemain kita yang sudah menunjukkan usaha maksimal.” ujar pelatih Timnas Indonesia Deni Syamsuddin di hasil akhir pertandingan.

Pada acara penutupan, Timnas Indonesia mendapatkan kado istimewa dengan terpilihnya kapten Deka Muhammad Toha sebagai pemain terbaik dan Ful Fahmi Firmansyah sebagai 11 pemain The Dream Team pada posisi Right Back. (uc2)

BAGIKAN

Komentar Pembaca