Hadapi Pilkada Sulsel, PDIP Siapkan Strategi KOTAK KOSONG

0
183

Inspiratifnews.com – Makassar, Ketua PDIP Sulawesi Selatan Andi Ridwan Wittiri (ARW) mengatakan bahwa partainya akan membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada bulan Juni tahun ini. Hal itu merujuk dengan tahapan Pilgub Sulsel yang semakin dekat.

”Bulan 6 kami buka pendaftaran karena Pilgub Sulsel digelar pada 2018 mendatang,”ujar ARW kepada awak media, Jum’at (20/1/2019).

Ia mengungkapkan, partainya terbuka dalam melakukan koalisi dengan partai lain. Pasalnya, PDIP hanya memiliki 5 kursi di DPRD Sulsel. Sementara syarat usungan adalah 17 kursi, kalau Makassar kami butuh 6 kursi dari 10 kursi sebagai syarat mengusung calon walikota.

Kami terbuka untuk melakukan koalisi termasuk dengan Partai Golkar, ucapnya. ARW memberi contoh, di Pilkada DKI, partainya berkoalisi dengan lima partai. Yaitu NasDem, PKPI, PPP, dan Hanura padahal PDIP memiliki jumlah kursi yang cukup signifikan.

Saat ini, sejumlah kandidat yang bakal maju di Pilgub. Sulsel telah melakukan komunikasi politik dengan partainya. Diantaranya Burhanuddin Andi, Ichsan Yasin Limpo, Agus Arifin Nu’mang, dan Nurdin Halid.

“Pak Nurdin Halid itu keluarga saya. Jadi dimanapun bisa melakukan komunikasi. Tidak hanya secara formal,”tuturnya.

Namun demikian, partai belum memutuskan siapa kandidat yang akan diusung karena PDIP mempunyai mekanisme dalam mengusung kandidat. Yaitu melalui proses penjaringan dan hasil survei.

“Intinya kami ingin menang. Jadi siapa saja boleh mendaftar. Tergantung hasil survei. Bahkan saya siap maju apalagi DPP mengutamakan kader internal,”tutur ARW.

Bahkan, dengan strategi terbuka Bantuan Kendali Operasional (BKO) bisa saja di Pilgub Sulsel PDIP melawan “kotak kosong”. Jika calon yang diusung benar-benar kuat dan mampu mengajak partai politik lain ikut bersamanya. Atau juga melawan calon dari jalur independen, seperti di Buton, ungkapnya.

ARW menambahkan, berbicara Pilkada, partainya tidak pernah takut dan siap berhadapan dengan siapa saja. Indikatornya, PDIP menjadi pemenang di Pilkada 2015 lalu dengan enam kemenangan di Sulsel.

Yang pasti, sebagai Partai Pemenang Pemilu dan Partai Pemerintah, menghadapi pilkada serentak 13 kabupaten/kota dan provinsi apapun putusan dari DPP PDIP Kami selaku kader harus taat pada perintah partai, bagi kader yang ketahuan melanggar silahkan saja pindah partai sejak dini, tutup ARW. (*)

Komentar Pembaca