Harga BBM Turun 1 April, Begini Pendapat Mahasiswa STMIK Handayani

0
130

Inspiratifnews.com – Makassar, Pemerintah telah merencakan penurunan harga bahan bakar minyak pada 1 April 2016 mendatang. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, menyatakan, pemerintah akan tetap konsisten untuk meninjau harga BBM setiap tiga bulan.

“Kita akan konsisten untuk melakukan peninjauan harga BBM setiap tiga bulan. Karena itu pada 1 April 2016 nanti kita akan mengeluarkan Keputusan Menteri untuk menetapkan harga BBM periode 1 April hingga 30 Juni 2016,” ujar Sudirman pada Kamis 24 Maret 2016 saat menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dari hasil rapat tersebut, Sudirman mengungkapkan bahwa untuk periode tiga bulan ke depan, harga BBM akan turun secara signifikan.

“Namun kita tetap akan menjaga stabilitas, supaya ketika Lebaran di Juli nanti tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Maka kita akan lihat satu formula harga di mana harga tidak persis sampai bawah, tetapi sudah mendekati harga keekonomian,” lanjut Sudirman.

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, dan Direktur Utama PT. Pertamina Dwi Soetjipto diselenggarakan guna memutuskan peninjauan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga Liquid Petroleum Gas (LPG), dan inisiasi cadangan minyak dan gas strategis.

Untuk harga LPG sendiri, menurut Sudirman tidak akan mengalami penurunan maupun kenaikan.

Sementara itu, Mahasiswi STMIK Handayani Makassar Wiwi katakan bila harga bbm turun pada 1 april mendatang, selaku mahasiswi sangat menyambut baik terlebih harga minyak dunia alami penurunan, dan berharap keadaan ekonomi keluarga juga membaik seiring harga bahan pokok juga alami penurunan, tetapi kata wiwi, bila berkaca pada kebijakan penurunan bbm beberapa bulan lalu malah harga kebutuhan pokok cenderung naik begitupun ritel, property dan lain – lain, ujar wiwi saat ditemui inspiratifnews.com di cafe bilal, senin (28/3).

lebih lanjut wiwi, harapan pada pemerintah tentang penurunan bbm agar disertai juga kebijakan – kebijakan penurunan suku bunga perbankan, agar kondisi ekonomi masyarakat sulsel membaik setelah tahun lalu kondisi ekonomi cenderung tidak stabil, malah ada beberapa perusahaan yang alami kebangkutan, pungkas mahasiswi Pascasarjana STMIK Handayani ini. (ish)

Komentar Pembaca