Hargai Masyarakat Maros, Pengelola Robohkan Patung Di Depan Grand Mall Batangase

1
402

Inspiratifnews.com-Maros Patung-patung perempuan setengah telanjang yang berada di depan Grand Mall Batangase Kabupaten Maros akhirnya dirobohkan oleh pihak manajemen, Senin (5/6/2017).

Keputusan itu dilakukan oleh manajemen menyusul banyaknya protes yang dilancarkan oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di Maros.

Store Manager Grand Mall Batangase, Darlan Hasyim menjelaskan, patung-patung tersebut dirobohkan karena tingginya gelombang protes masyarakat Maros melalui media sosial.

“Kita menghargai masyarakat Maros dan kalau memang kehadiran patung-patung tersebut mengganggu kita robohkan,” ucap Darlan Hasyim usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Maros.

Terkait ornamen dan lukisan yang dainggap menyerupai paham dan agama tertentu itu akan dipertimbangkan untuk diganti. Menurutnya, pihaknya menunggu dari Pemerintah Kabupaten Maros jika ada perintah penggantian pihaknya akan mengganti ornamen tersebut.

Pihak manajemen berdalih, adanya patung-patung mitologi Romawi dan ornamen serta lukisan bernuansa Romawi kuno merupakan strategi bisnis dari manajemen Grand Mall Batangase.

“Dengan membawa konsep eropa klasik pihaknya tidak berniat membawa simbol agama manapun dalam mal tersebut” tandasnya

Sementara itu Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dari masyarakat terkait nuansa eropa dengan banyaknya patung di Grand Mall Batangase. Dia berharap, pihak manajemen dapat mengganti lukisan dan ornamen dengan mengedepankan kearifan budaya lokal.

“Kita berharap manajemen memperhatikan aspirasi masyarakat sehingga dengan begitu masyarakat Maros merasa memiliki keberadaan mal ini. Apalagi ini kan konsumennya nanti masyarakat Maros dan sekitarnya. Kalau mau menghadirkan nuansa eropa bisa mungkin membangun miniatur Menara Pisa, Menara Effiel, London Eye atau Kincir Angin Belanda,” papar Chaidir. (*)

Komentar Pembaca