HPSN, Ibrahim teleconfrence bareng Menteri KLH

0
43

Inspiratifnews.com-Makassar – Makassar menjadi salah satu kota yang mengikuti teleconference bersama Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) RI, Sitti Nurbaya di Pencanangan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016.

Bersama tiga kota besar lainnya di Indonesia, Bandung, Balikpapan, dan Surabaya, Makassar didapuk memaparkan pencapaiannya dalam penanganan sampah di kota yang dihuni 1,7 juta penduduk.

Teleconference antara Sekda kota Makassar, Ibrahim Saleh dan Menteri KLH RI, Sitti Nurbaya berlangsung lancar. Lewat perbincangan berdurasi 15 menit itu, Ibrahim memaparkan sejumlah pencapaian Makassar dalam menangani masalah sampah.

“Kita memiliki satu Bank Sampah Induk, dan 220 Bank Sampah Unit yang tersebar di 14 kecamatan, dan 143 kelurahan. Dari 220 Bank Sampah Unit yang ada, 200 diantaranya telah mengantongi izin Usaha Mikro (UMK) yang dikeluarkan oleh kecamatan,” terang Ibrahim saat Teleconference di Anjungan Pantai Losari, Minggu (21/02/2016).

Selama tahun 2015, program Bank Sampah Makassar berhasil mereduksi sampah sebanyak 700 Ton dengan perputaran uang mencapai Rp 600 juta. Dengan keberhasilan itu, Pemkot Makassar akan menambah jumlah Bank Sampah hingga mencukupi 333 unit.

Saat ini, Makassar yang berpenduduk 1,7 juta jiwa menghasilkan timbunan sampah seberat 1.000 Ton per hari. Sampah itu berasal dari rumah tangga, fasilitas publik, maupun sampah buangan pengguna jalan.

Ibrahim juga menyampaikan kesiapan Makassar menerapkan kebijakan Kantong Pelastik Berbayar, “Kami sudah siap, dan telah berkordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sulawesi Selatan untuk pemberlakuannya di Makassar,” bebernya.

Kesiapan Pemkot Makassar juga terlihat dari desain Kantong Pelastik Berbayar yang diperuntukkan bagi pegawai Pemkot yang bisa digunakan berulangkali saat berbelanja. Per kantongnya dihargai Rp 4.500,00 yang penggunaannya telah diujicobakan.

Menurut Ketua YPN, Sahar, Kantong Pelastik Berbayar yang diperuntukkan bagi konsumen di toko – toko ritel, hanya untuk sekali pakai dan harganya bervariasi tergantung harga yang berlaku di masing – masing tempat berbelanja.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra, menghimbau warga Makassar untuk peduli penanganan masalah sampah perkotaan dengan tidak membuang sampah sembarang tempat.

Ia juga mendorong warga kota untuk aktif menjadi nasabah Bank Sampah. Menurutnya, lewat program Bank Sampah warga dapat merasakan manfaat ekonomisnya. (Ish)

Komentar Pembaca