HWPL Korsel Teresa Kim, Bilang Agama Cinta Damai

0
117

Inspiratifnews.com – Makassar, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan mengadakan dialog antar pemuka agama untuk mewujudkan perdamaian dunia bekerjasama Heavenly Culture, World Peace, Restoration Of Light (HWPL WARP) sebuah organisasi dari Korea Selatan, di Klenteng Xiangma, Selasa (29/3). turut hadir Youngris (Bendahara FKPT Sulsel), Prof.Dr.Tahir Kasnawi (Ketua ICMI), Novianti Sundari (WHDI), Bikhu Pannatharo (Biksu Kamboja), dan Prof.Edward Kwok (Research Specialist HWPL).

 

Konflik timur tengah dan beberapa negara afrika, menurut Kordinator HWPL WARP Teresa Kim, perbedaan pandangan agama salah satu yang melatarbelakangi konflik timur tengah seperti suriah, iraq, pakistan, dan palestina, padahal agama mana pun itu cinta damai olehnya perlu diskusi dan dialog berdasarkan kitab suci, ujarnya teresia saat dikonfirmasi inspiratifnews.com.

PicsArt_03-29-09.28.24
Foto : HWPL foto bersama usai dialog

Lebih lanjut Teresa Kim, pada dasarnya semua kitab suci terkandung kasih sayang dan perdamaian sehingga Teresia berharap adanya kehidupan harmonis sebab kitab suci itu berdasar kasih sayang, hari ini HWPL WARP dan FKUB melakukan dialog perdamaian untuk mendukung Pelaksanaan Konvensi International tentang Penghentian Perang dan Prestasi Perdamaian Dunia, papar Teresa.

PicsArt_03-29-09.49.55
Foto : Teresa Kim/Kord. HWPL WARP (kiri) dan Ishadi/Inspiratifnews.com

Untuk mewujudkan perdamaian tersebut, Menurut Teresa Kim, HWPL telah mengusulkan konvensi yang mengadopsi penggunaan Tetap Arbitrase Dewan dan Komite Pengawasan Internasional permanen yang akan memungkinkan resolusi yang adil dan damai untuk konflik bersenjata. Selain itu kata Teresa, memastikan bahwa para pelaku non- negara memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam penegakan hukum internasional.

 

Adapun definisi Hukum Internasional adalah seperangkat aturan dan prinsip – prinsip yang mentukan hak dan kewajiban yang ada dalam hubungan antara dan diantara negara – negara. tidak seperti hukum domestik yang hanya efektif dalam negara, hukum internasional berlaku secara internasional dan menyesuaikan hubungan negara – negara.

 

Teresa berpendapat Penduduk Indonesia yang memiliki budaya dan agama yang beragam, berharap dapat mempelopori terwujudnya perdamaian dunia, Teresa pun bangga dengan kota makassar yang penuh ramah tamah dan kasih sayang, ujarnya.(ish)

 

 

 

 

Komentar Pembaca