Ikuti Jejak Lombok, BP2M Geliatkan Halal Tourism

0
98

Inspiratifnews.com – Makassar, Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M) telah membuat rancangan program wisata halal atau halal tourism. Program tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak pariwisata Makassar.

Program halal tourism rencananya akan dibahas pada seminar yang bertajuk “Halal Tourism Sebagai Pasar Alternatif”. Direktur Eksekutif BP2M Andi Ilham Mattalatta mengatakan, program halal tourism merupakan konsep wisata baru yang saat ini sedang diuji coba dikembangkan di Indonesia.

“Kita akan coba kembangkan konsep ini. Makassar punya potensi besar, hanya saja promosinya yang tidak begitu gencar,” ujar Andi Ilham Mattalatta pada acara jumpa pers di Hotel Singgasana Makassar, Selasa 14 Juni 2016.

Menurutnya, Makassar tak hanya dikenal dengan kekayaan destinasinya, tetapi juga kekayaan kulinernya yang kerap kali menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Makassar. “Tapi sayangnya pusatnya itu belum ada. Hal inilah yang akan kita bahas pada konsep halal tourism nantinya,” jelas Andi Ilham.

Andi Ilham menambahkan pada seminar yang rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu 18 Juni 2016, bertujuan untuk menganalisis tentang makna halal tourism bagi pelaku wisata. Selain itu akan dilihat pula potensi-potensi pariwisata Makassar yang akan mendukung jalannya program halal tourism ini.

“Kita nantinya juga akan membahas hambatan hambatan dalam mengembangkan program halal tourism ini, agar nantinya lebih siap,” jelas Andi Ilham.

Ia berharap program halal tourism ini selain mendongkrak pariwisata Makassar juga bisa lebih meperbaiki kondisi perekonomian masyrakat di kawasan pengembangan program halal tourism nantinya.

BP2M ingin mewujudkan makassar sebagai kota “Halal Tourism” di indonesia timur. untuk itu, pada Seminar Nasional 18 juni 2016 mendatang, kata Ilham, pihaknya akan menghadirkan pakar dibidang pengembangan destinasi halal diantaranya DR.H.Sapta Nirwandar, SE (mantan wamen kemenpra 2012-2014), Taufan Rahmadi (kepala Badan Promosi Dinas Pariwisata NTB), Riyanto Sofyan, BSEE, MBA (Ketua Tim percepatan Halal Tourisn) dan Prof.DR.H.Minhajuddin, MA (Ketua Komisi Fatwa MUI Sulsel), ungkap ilham pada awak media.

Pariwisata Syariah merupakan tujuan wisata baru didunia saat ini, Utilizing the World Tourism Organization (UNWTO) menunjukkan bahwa wisatawan muslim mancanegara berkontribusi 126 millar dollar AS pada 2011, jumlah ini mengalahkan wisatawan dari jerman, amerika serikat, dan china.

Ilham menambahkan, Data Global Muslim Traveler, wisatawan muslim indonesia masuk 10 besar negara yang paling banyak berkunjung destinasi wisata.

Disamping itu, Negara Maju seperti Queensland, hongkong, dan Jepang telah mengembangkan Pariwisata Syariah, pungkas ilham.(*)

Komentar Pembaca