IMMawati Alas Peradaban

0
111

IMMawati Alas Perdaban*

Oleh : Ahmad**

Inspiratifnews.com-Opini Sejarah suatu bangsa selalu dibangun diatas Visi besar seorang pemimpin karena mereka bercita-cita untuk kemajuan bangsanya yang dapat melampaui bangsa-bangsa lain. Makanya Bung Karno pernah berpesan kepada kita semua, bahwa bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya. Para pemimpin telah menitipkan harapan besar kepada generasi pelanjut estafet kepemimpinan, wajar kalau Bung Karno selalu menempatkan generasi muda digarda terdepan sebagai pelanjut cerita sejarah dan penerus keberlangsungan suatu bangsa atau negara. Bahkan dia tegaskan pemudalah yang akan merubah dunia.

Kecerdasan Bung Karno dan sederet pemuda lainnya pada masanya, telah membuktikan betapa bangsa kita telah banyak mewarisi generasi emas. Mereka tampil mempersembahkan yang terbaik dengan segala apa yang ada dalam diri mereka, oleh karena itu mereka disebut Founding Father bangsa ini. Spirit perjuangan yang begitu kokoh dalam diri mereka telah mewariskan KEMERDEKAN untuk rakyat Indonesia. Generasi persiapan kemerdekaan telah membuktikan dirinya sebagai generasi terbaik karena dapat berdiri tegak dengan segala konsekuensi dalam mengusir penjajah dari tanah air.

Dibalik kehebatan Founding Father pasti ada orang luar biasa yang selalu memberikan dorongan dan menjaga semangat mereka untuk tidak luntur dan tetap istiqomah digaris perjuangan. Kehadiran Budi Utomo, Muhammadiyah dan organisasi lainya menjadi penyebab lahirnya generasi tangguh karena pernah ditempa atau dikader sehingga dapat merebut kemerdekaan. Tak terhitung oleh jari mereka yang berjasa mempertahankan bangunan ke-Indonesiaan sebelum sampai pada puncak kemerdekaan. Mereka menyiapkan pondasi yang kuat dalam menopang bangunan keIndonesiaan, inilah yang dimaksud Bung Karno sebagai JASMERAH karena dia sadar betul akan jasa para pendahulunya.

Sebenarnya saya tidak ingin mengurai kehebatan dibalik ketokohan para pendiri bangsa ini, tapi siapa mereka yang berada dibelakang layar (behind the scenes) untuk tetap menjaga api semangat perjuangan…??

Kehadiran tokoh bangsa ini bukan tanpa sebab, mereka didampingi dan ditopang oleh kekuatan emosional dan psikologis yang sangat kuat. Kekuatan lahir dari sanubari dan ikatan cinta yang kuat sehingga semangat perjuangan dapat tetap terjaga dalam kokohnya ruh kebenaran. Mereka itulah yang disebut sebagai mahluk yang bernama Perempuan yang senantiasa hadir dalam suka maupun duka, yang memberikan kehangatan dan bisikan akan arti kehidupan.

Nabi Muhammad S.A.W dalam menjalani masa-masa perjuangan ditemani seorang yang bernama Khadijah, hadir untuk selalu menguatkan dalam keraguan, menemani dalam perjuangan, mendampingi dalam kesusahan demi tegaknya dinul Islam. K.H Ahmad Dahlan, telah hadir sosok Perempuan yang bernama Nyai Walidah, yang selalu memberikan semangat dan dorongan untuk tetap menjalankan misi kenabian melalui gerakan Organisasi Muhammadiyah. Tabah dan Ikhlas mempersembahkan yang terbaik untuk kepentingan ummat dan agama sehingga Muhammadiyah besar sampai satu abad lamanya. Bung Karno, hadir seorang yang bernama Fatmawati, menemani masa-masa sulit, memberikan dorongan semangat dan masukan lewat diskusi serta kehangatan dengan mempersembahkan yang terbaik untuk ibu pertiwi.

Perempuanlah dibalik Ketokohan para orang-orang luar biasa. Peran mereka melampau batas kemampuan para laki-laki, wajar kalau kata bijak mengatakan bahwa perempuan adalah tiangnya Negara, apabila perempuan baik maka baik pulalah suatu negeri dan apabila perempuannya rusak maka rusak pulalah suatu negara. Negara tanpa tiang akan roboh dan hancur berkeping-keping ibarat rumah, itulah analogi kehidupan bangsa ini tanpa perempuan akan kehilangan arah. Mereka adalah Alas Peradaban, penyangga keberlangsungan hidup, dan penyempurna hidup dan kehidupan.

Tulisan ini ingin menganalogikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang didalamnya ada yang namanya IMMawati, sebutan bagi kader Perempuan yang telah dibaiat dalam pengkaderan IMM. Mereka menyandang gelar IMMawati karena telah melalui proses penempaan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sehingga kata IMM yang ditambah kata wati sebagai identitas perempuan.

Mereka adalah perempuan tangguh, anggun dalam moral, unggul inteleltual dan santun dalam tutur serta dalam spritualitasnya. Mereka dibebani begitu berat tanggung jawab sehingga nasib bangsa ini dititipkan dipundak mereka. Bobrok atau rusaknya generasi sangat ditentukan oleh peran dan sentuhan seorang perempuan. Tokoh perempuaan telah banyak hadir dalam sejarah perjalanan bangsa ini, mereka terlibat atas persoalan bangsa dan memberikan warna tersendiri bagi gerakan perlawanan atas ketidak adilan dan kesewenang-wenangan.

Begitu jugalah IMM tanpa IMMawati akan roboh dan pincang dalam mengarungi gerak langkahnya sebagai organisasi Kemahasiswaan Islam. Immawati adalah penjaga keseimbangan dalam derap langkah IMM dimasa yang akan datang, immawati sangat menentukan baik buruknya IMM, karena sebuah oranganisasi tanpa penyeimbang dan penopang tidak akan mampu bertahan dalam situasi apapun.

Mereka itulah sebagai Quing Maker yang sesungguhnya, immawati yang selalu memberikan energi pergerakan dalam setiap dinamika keorganisasian. Mereka bertahan disaat yang lain menyerah, teguh disaat yang lain goyah, mereka hadir sebagai penjaga semangat zaman. Semoga mereka itulah yang disebut IMMAWATI

*Catatan Milad IMM ke 53

**Ketua Umum IMM Sulsel (2013-2015)

Komentar Pembaca