Ingatkan Lembaga Penyiaran Di Bulan Ramadhan, KPID Sulsel Keluarkan Surat Edaran

0
75

Inspiratifnews.com-Makassar Menjelang memasuki Bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan mengeluarkan Surat Edaran yang ditindak lanjuti dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Pernak-pernik siaran Ramadhan 1437 H” di Aula Kantor Nahdhatul Ulama (NU) Sulsel, Selasa (2/6/2016).

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk meningatkan lembaga penyiaran di Sulsel agar dapat menayangkan dan memperdengarkan siaran yang tidak mengganggu kekhusyukan ummat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Ketua KPID Sulsel Alem Febri  S. Sos., M. Si pada saat membuka acara FGD mengatakan bahwa KPID sebagai lembaga yang memilki kewenangan untuk mengawasi lembaga penyiaran mengeluarkan surat edaran ini untuk menjamin kenyamanan masyarakat dalam mengkomsumsi siaran di media cetak dan elektronik selama di bulan suci Ramadhan.

“Surat Edaran ini sebagai bahan untuk instrospeksi bagi seluruh lembaga penyiaran yang ada, sehingga bisa meningkatkan kualitas tayangan dan kenyamananan publik selama bulan Ramadhan” Ujar Alem Febri Sony yang juga merupakan Dosen FISIP UNHAS.

Surat Edaran KPID Sulsel
Surat Edaran KPID Sulsel

Ia sangat berharap agar Surat Edaran ini bisa diikuti dan menjadi acuan bagi lembaga penyiaran dalam menayangkan tayangan di bulan Ramadhan.

Berikut isi Surat Edaran yang dikeluarkan oleh KPID untuk tidak di tayangkan di Bulan Ramadhan :

1. Sisipan produk komersil pada saat adzan

2. Goyangan erotis, dan mengeksploitasi bagian tubuh wanita seperti dada, paha dan bokong

3. Adegan seronok atau vulgar, dengan pakaian minim yang memperlihatkan bagian-bagian tubuh wanita seperti dada, paha, dan bokong

4. Pria berprilaku dan berpakaian kewanitaan atau sebaliknya

5. Adegan kekerasan dan candaan kasar serta merendahkan martabat manusia, agama, suku, ras, dan antar golongan kebangsaan simbol-simbol negara

6. Mengungkapkan secara terperinci aib/rahasia seseorang

7. Siaran bermuatan mistik, horor dan supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian pada khalayak

8. Adegan yang mengarah pada hubungan seks atau keintiman pria dan wanita

9. Lagu-lagu dengan syair berkonotasi pornografi dan pornoaksi

Hadir sebagai pembicara pada FGD ini Prof. Dr. Arfin Hamid (Sekretaris PW. NU Sulsel), Alem Febri Sonni, S. Sos,l., M. Si (Ketua KPID Sulsel), Drs. Waspada Santing, M. Pd. I., M. HI (Komisioner KPID Sulsel), Amal Natsir, SE., MM (KPID Sulsel) dan sebagai moderator Mahyuddin Abdullah, SE (Ketua PW. Pemuda Muhammadiyah Sulsel). (uc2)

Komentar Pembaca