Ini Himbauan Imam Besar USA terkait Tragedi BOM Sarinah

0
54

Inspiratifnews.com Peristiwa ledakan Bom di kawasan Sarinah Jl MH Thamrin Jakarta yang terjadi tadi pagi (14/1/2016) mendapat respon dari berbagai kalangan, tak terkecuali Imam Mesjid Besar Amerika Serikat Ust Shamsi Ali, berikut himbaun beliau :

Pagi ini saya bangun pagi dan disambut berita yang buruk. Terjadi pemboman di Sarinah Jakarta. Beberapa orang yang menjadi korban serangan teroris itu.

Pertama, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarganya. Semoga Allah merahmati yang meninggal, memulihkan yang luka, dan memberikan kekuatan dan kesabaran kepada keluarganya.

Kedua, mengutuk sekeras-kerasnya dan tanpa reservasi apapun serangan terorisme ini. Bahwa aksi ini adalah aksi terkutuk dan tidak mendapat pembenaran apapun, baik dalam rasionalitas kemanusiaan, apalagi pertimbangan moral dan agama.

Ketiga, meminta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menangkap dan memproses secara hukum serta menegakkan keadilan sejujur mungkin siapa saja pelaku dan pendukung dari serangan ini. Dan agar proses pencarian pelaku dilakukan hingga tuntas ke akar-akarnya.

Keempat, menghimbau kepada semua pihak untuk menghindari kategorisasi pelaku. Teror adalah teror. Dan teror tidak punya agama dan komunitas yang berlabel moralitas dan kemanusiaan. Oleh sebab itu mengaitkan pelaku dengan komunitas agama tertentu salah, dan hanya menjadi penyemangat bagi pelaku kebiadaban itu.

Kelima, meminta kepada para ulama untuk tetap menjalankan tugas “tarbiyah” mereka, mendidik umat dalam kebajikan. Menghindari pelemparan tuduhan tanpa dasar, apalagi dbangun di atas dasar “teori konspirasi”. Tugas para ulama dan tokoh agama maupun masyarakat adalah mendidik, menenangkan, dan membantu pemerintan dalam menyelesaikan permasalahan.

Keenam, mengajak kepada semua umat beragama untuk menjadikan kekerasan dan terorisme sebagai “musuh bersama”. Bahwa terorisme adalah musuh kemanusiaan dan peradaban, serta antitesis dari kehidupan. Oleh karenanya terorisme adalah musuh kemanusiaan kita bersama.

Ketujuh, menghimbau kepada semua pihak untuk melihat kejahatan sebagai kejahatan tanpa tendensi membenarkan kejahatan karena kejahatan lain. Terorisme adalah terorisme dan tidak akan dibenarkan atas nama terorisme di pihak lain. Oleh karenanya jangan membenarkan kejahatan atas dasar memerangi kejahatan.

Kedelapan, mengajak kepada semua pihak untuk memahami agama secara benar dan menjadikan agama sebagai dasar dalam melawan teror. Bukan seperti selama ini, ajaran agama justeru dianggap menjustifikasi teror dan kekerasan.

Akhirnya kepada Allah kita bermuwajahah semoga umat, bangsa dan negara kita selalu dijaga dari semua keburukan. Amin.

New York, 14 Januari 2016 

Tragedi ini memang semestinya tidak di kaitkan dengan agama tertentu, karena tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan aksi teror. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini. (Uc2)

Komentar Pembaca