Ini Pemuda Asal Makassar, Finalis Kompetisi Indonesia Digital Leader 2016

0
146
????????????????????????????????????

Inspiratifnews.com – Makassar, Tidak terasa, 9 bulan sudah KUDO menyelenggarakan kompetisi IDL 2016, pemenangpun telah diumumkan pada 2 Desember lalu. Ke-30 finalis, terutama yang datang dari luar Jakarta terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian acara final: kunjungan ke Jakarta Smart City, Bukalapak, Go-Jek, dan BTPN Jenius untuk melakukan bedah kantor sekaligus bertemu para pemimpin lini depan perusahaan tersebut untuk mendapatkan pengetahuan dan ilmu bisnis terkini. Tidak terkecuali Tim COMBO asal Makassar Zulkifili Palinrungi, Intan Ramlin, Resti Djamal mahasiswi Universitas Hassanudin.

Essay „‟Our Live Should be Relevant with Technology” yang membuat mereka lolos seleksi, mewakili cara pandang anak muda Medan dalam menanggapi kehadiran era digital dan memanfaatkannya menjadi solusi masalah yang dihadapi Sulawesi Selatan. Dengan angka GPA masing -masingnya yang mencapai 3,6, performa ketiganya terbilang sangat cemerlang, terutama dalam menjalani 3 bulan tahapan Execution Challenge: tantangan digital marketing, offline marketing, dan sales.

Zulkifli Palinrungi, kapten dari tim COMBO, merupakan mahasiswa teknik elektro yang
pernah 2 kali mendapat beasiswa semasa kuliahnya. Ia juga memangku jabatan sebagai Global Leader Excellent Award AIESEC Indonesia. Lain lagi dengan Intan Ramlin, gadis Makassar satu ini pernah mengikuti pertukaran pelajar ke Czech Republic dan mengajar 5 sekolah berbeda disana dalam misi mensosialisasikan penyelesaian isu ras dan agama.

Sedangkan Resty Djamal adalah salah satu mahasiswi berprestasi Universitas Hassanudin yang fasih dalam 3 bahasa ini, di masa mudanya telah menjabat sebagai wakil presiden marketing salah satu organisasi internasional.

Ketiganya menyatakan IDL 2016 merupakan pengalaman yang tidak terlupakan, hanya lewat IDL peserta dari daerah berkesempatan untuk terjun langsung mempelajari dunia perusahaan rintisan. “Ikutilah sebanyak mungkin seminar hingga aktifitas organisasi kemahasiswaan, rajin – rajin baca berita, dan yang paling penting belajar entrepeneurship sedari dini. Berdagang digital lewat platform KUDO misalnya, mengajarkan mahasiswa bahwa merekapun punya kesempatan belajar wirausaha sekaligus menambah penghasilan!” tutup Zulkifli Palinrungi, membagikan pesan kepada mahasiswi di pulau  Sulawesi lain yang juga ingin mempelajari kepemimpinan sedari muda. (*)

Komentar Pembaca