Ini Penjelasan Amien Rais Terkait Aliran Dana 600 Juta Yang Masuk Ke Rekeningnya

0
25

Inspiratfnews.com-Nasional Amien Rais yang merupakan mantan Ketua MPR RI menggelar konfrensi pers di kediamanya Taman Gandaria Jakarta, Jum’at (2/6/2017). Hal ini merupakan bentuk penjelasan Amien Rais terkait aliran dana uang 600 juta rupiah yang masuk ke rekening miliknya.

Didampingi putranya, Hanafi Rais dan kader PAN Drajad Wibowo, beliau kemudian membacakan press rilis. Menurutnya, begitu mendengar adanya aliran dana dari Yayasan Soetrisno Bachir Foundation (SBF) sejumlah Rp 600 juta antara 15 Januari sampai 13 Agustus 2007, seperti dikatakan jaksa Ali Fikri di Pengadilan Tipikor Rabu (31/05) yang dikirim ke rekeningnya, Amien langsung memfollow up. Dia langsung menanyakan pada sekretarisnya tentang kebenarannya, berdasarkan rekening bank yang dia miliki. Amien mengakui, aliran dana itu memang ada.

“Karena itu (aliran dana) terjadi sudah 10 tahun lalu, saya segera me-refresh memori saya. Pada waktu itu Soetrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional saya untuk semua kegiatan, sehingga tidak membebani pihak lain,” tutur Amien dengan nada datar. Tak ada ketegangan atau kepanikan yang terlihat di wajah pendiri partai berlambang matahari itu.

Amien pun mengisahkan persahabatannya dengan Sutrisno Bachir yang sudah dikenalnya jauh sebelum mendirikan PAN, tepatnya pada 1998. Menurut eks petinggi Muhammadiyah ini, Sutrisno yang merupakan pengusaha sukses, memang kerap memberinya bantuan untuk kegiatannya. Baik kegiatan sosial, maupun keagamaan.

“Mas Tris adalah tokoh yang sangat baik dan dermawan, sering membantu banyak pihak. Bahkan siapa saja yang mendapat bantuan dana dari SB, saya tidak tahu,” puji Amien.

Pernah suatu kali, Amien sampai bertanya, kenapa Sutrisno terus memberinya bantuan untuk kegiatannya. Apa jawab Sutrisno? Jawabnya saya disuruh Ibunda saya untuk membantu Anda. “Jadi ketika dia menawarkan bantuan tiap bulan buat kegiatan operasional saya, saya anggap sebagai hal wajar,” seloroh Amien sambil membetulkan letak kacamatanya.

Amien sendiri mengaku tak takut menghadapi masalah hukum yang akan terjadi terkait aliran dana dari Sutrisno itu. Dia menyatakan siap menghadapinya. “Kalau kejadian sepuluh tahun lalu kini diungkap dengan bumbu-bumbu dramatisasi di media massa dan sosial, tentu akan saya hadapi dengan jujur, tegas, apa adanya,” tegas Amien.

Bahkan, dia mengambil inisiatif mendatangi gedung KPK, Senin (5/6) besok, untuk bertemu pimpinan KPK. Dia akan menjelaskan duduk persoalan aliran dana ini. Amien sendiri akan berangkat umrah pada Kamis (8/6). “Kalau saya dipanggil KPK padahal saya masih umroh, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab. Sekian dulu, sampai ketemu lagi insya Allah di kantor KPK besok Senin,” ujar Amien menutup konferensi pers sekitar 5 menit itu.

Usai membacakan pers rilis, para wartawan memberondongnya dengan sejumlah pertanyaan. Namun Amien bergeming. Protokoler acara buru-buru menyatakan, Amien tidak menerima pertanyaan. “Pak Amin hanya 5 menit, tidak ada tanya jawab,” seru protokoler itu. Amien pun langsung berdiri dan berjalan menuju ke dalam rumah.

Sementara itu KPK menyebut, akan menunggu putusan hakim untuk menindaklanjuti keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini.

“Hakim akan lihat salah satu unsur yang dilihat adalah memperkaya diri sendiri atau orang lain. Nah ketika hakim, misalnya, menyatakan terbukti ada sejumlah pihak yang diperkaya, tentu itu harus kita tindaklanjuti,” tutur Jubir KPK Febri Diansyah di gedung KPK sehari sebelumnya. (*)

Komentar Pembaca