Israel melarang Menlu Indonesia ke Palestina

0
60

Inspiratifnews.com – Ramallah – Pemerintah Israel menolak mengizinkan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno LP Marsudi mengunjungi Tepi Barat, Minggu (13/3). Maksud kedatangannya ke wilayah itu adalah untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Palestina, demikian disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina.

Otoritas Israel sendiri sangat ketat mengontrol akses masuk ke Tepi Barat, di mana ibu kota Palestina, Ramallah bertempat.

Menurut pernyataan dari Kemlu Palestina, Retno berencana meelakukan pembicaraan dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas dan rekan senegaranya Menlu Riad al-Malki di Ramallah.

Disebutkan juga, lawatan Menlu Retno adalah untuk membuka kantor Konsulat Kehormatan. Sebaliknya Malki akan melakukan perjalanan ke Yordania untuk menemuinya.

Menurut Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir dalam pernyataan, Israel tidak mengizinkan helikopter yang membawa Retno terbang dari Yordania ke Tepi Barat. Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut terkait alasan Menlu RI ditolak masuk.

Di sisi lain, Israel dan Indonesia juga tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

Saat dimintai keterangan, Kemlu Israel menolak berkomentar dan kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu tidak menanggapi pertanyaan yang diajukan AFP.

Sedangkan surat kabar Israel, Haaretz melaporkan penolakan akses masuk Retno ke Ramallah dikarenakan dia menolak untuk melawat ke Yerusalem dan bertemu dengan para pejabat Israe di sana.

Insiden ini menyusul seruan yang disampaikan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sebelumnya di bulan ini tentang boikot produk-produk yang dihasilkan dari permukiman Israel di wilayah-wilayah pendudukan.

Seruan boikot tersebut muncul di akhir Konferensi Tingka Tinggi Luar Biasa (KTT LB) OKI yang dilksanakan di Jakarta, Indonesia – sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim terpadat di dunia.(ish/beritasatu)

 

Klik dan Like : facebook.com/inspiratifnews

 

Komentar Pembaca