Jalankan Fungsi Pengawasan,Mukhtar Tompo Sambangi PLN dan Pertamina

0
66

Inspiratifnews.com,Makassar-Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo melakukan Kunjungan Kerja Perseorangan ke PLN Regional VII Sulselrabar dan Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VII. Kedua BUMN ini merupakan BUMN dibawah pengawasan Komisi VII. Pertemuan tersebut digelar di kantor maisng-masing, Kamis, (4/8/2016)

 

Mukhtar Tompo berharap PLN Sulselrabar dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sehari-hari. Pasalnya pemerintah pusat telah mencanangkan program 35.000 MW untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang selama ini berjalan. Program 35.000 MW ini merupakan salah satu program unggulan dalam rangka mencapai salah satu sasaran nawacita yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis khususnya kedaulatan energi.

 

“Pemerintah kan sudah mencanangkan program 35.000 MW. Saya berharap, PLN di daerah dapat menjalankan program pemerintah ini ke masyarakat,”ujar Legislator Partai Hanura ini, seusai melakukan kunjungan dikantor PLN Sulselrabar.

 

Ia menambahkan, sejauh ini masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan listrik. Olehnya itu Mukhtar berharap PLN segera merealisasikan pengembangan pembangkit listrik yang telah dicanangkan. “Semoga tak ada lagi masyarakat yang tidak merasakan adanya listrik,” kata politisi asal Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 1 ini.

 

Di tempat yang sama, General Manager PLN Sulselrabar Wasito Adi mengatakan, kondisi sistem listrik di Sulawesi Selatan cukup aman. Walaupun masih ada beberapa daerah yang belum merasakan.

 

“Cakupan listrik di Sulsel aman. Tapi kami tak membantah masih ada yang belum merasakan listrik. Seperti di Toraja atau Mamasa yang penduduknya berada di pedalaman. Itu karena infrastruktur yang tidak memadai. Tapi kami tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat,”jelasnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya tengah mencanangkan pengembangan pembangkit listrik 2016 hingga 2025 di sejumlah daerah. Misalnya di PLTU Punagayya dengan kapasitas 200 MW pada tahun 2018 mendatang. Menurutnya, daya mampu listrik di Sulselrabar mencapai 1.346,12 MW. Bahkan masih ada cadangan sekitar 4.000 MW.

 

Sedangkan Kunjungan Mukhtar ke Pertamina untuk mendapatkan  informasi umum tentang ketersediaan pasokan BBM dan Gas di Sulsel, serta mengetahui  berbagai persoalan dan masalah  yang   dihadapi  PT Pertamina MOR VII. Legislator asal Sulsel ini juga ingin memastikan agar subsidi pemerintah melalui BBM dan Gas jatuh ke pihak yang berhak menerima.

 

Di Pertamina, Mukhtar diterima oleh jajaran manajer PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, yang dipimpin Manajer Industri Marine, Iwan Wira Yudha. Dalam kesempatan tersebut, Mukhtar mempertanyakan sejauhmana mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Pertamina agar tidak terjadi kecurangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), seperti yang pernah terjadi Tangerang Selatan.

 

“Apakah PT Pertamina MOR VII sudah melakukan langkah-langkah agar kasus ini tidak terjadi di Sulsel? Kami mohon penjelasan langkah-langkah tersebut, agar masyarakat tidak hanya diajak untuk percaya pada stiker PASTI PAS,” tanya Mukhtar.

 

Selain itu, Mukhtar juga berupaya memastikan agar tabung LPG 3 kg, yang diperuntukkan bagi Rumah Tangga Miskin, sampai kepada yang berhak. “Negara telah mengeluarkan uang sebesar 31 Triliun untuk menyubsidi tabung 3 kilogram tersebut, realisasi subsidi telah mencapai 22,25 Triliun. Tugas kami di DPR adalah memastikan agar subsidi tersebut tepat sasaran” jelas mantan legisltor DPRD Provinsi Sulsel ini.

 

“Hasil kunjungan  kerja ini  akan digunakan   sebagai  bahan  masukan  bagi   Komisi VII   DPR RI dalam  menjalankan peran, tugas serta pelaksanaan fungsi pengawasan,   anggaran   dan legislasi,” tutup Mukhtar.(rilis)

 

Komentar Pembaca