Jaringan ATM Gangguan, Bank Indonesia Keluarkan 7 Poin Himbauan

0
13

Inspiratifnews.com – Makassar, Sehubungan dengan adanya gangguan pada satelit Telkom 1 yang berdampak pada jaringan IT perbankan, Bambang Kusmiarso selaku Direktur Eksekutif Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan mengeluarkan surat keterangan pers, rabu (29/8).

Ia membeberkan 7 poin penting untuk menyikapi gangguan Satelit Telkom 1, adapun bunyi poin tersebut sebagai berikut :

1. Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan terus meningkatkan koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi, perbankan, PT. Telkom dan pihak terkait lainnya dalam pemulihan layanan ATM bank.

loading...

2. Berdasarkan informasi dari Perbankan di Sulawesi Selatan (BCA, Mandiri, BNI dan BRI) gangguan yang terjadi sangat minimal, yaitu sebanyak 174 ATM dari 2734 ATM di Sulawesi Selatan.

3. Terhadap gangguan dimaksud telah dilakukan mitigasi oleh masing-masing bank baik dengan pengalihan arah satelit dari Telkom 1 ke satelit lain, maupun dengan menggunakan modem mikrotik 3G.

4. Perbankan telah melakukan langkah-langkah proses pemulihan dalam bentuk koordinasi dengan Telkom, penyampaian informasi kepada nasabah dalam bentuk pengumuman atau website, optimalisasi call center, menghimbau nasabah untuk melakukan transaksi melalui ATM yang tersedia di Kantor Cabang, memanfaatkan jaringan ATM antar bank dan untuk tempat-tempat strategis (e.g. Bandara, Rumah Sakit,dll) diupayakan tidak terjadi gangguan.

Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai, perbankan menyediakan stok uang tunai lebih banyak dari biasanya untuk melayani kebutuhan uang tunai masyarakat disamping mengarahkan ke transaksi E-Channel seperti sms, internet, dan mobile banking.

5. Bank Indonesia sebagai otoritas Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah siap mendukung perbankan dalam melayani transfer dana masyarakat dengan memastikan bahwa sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) berjalan dengan normal. Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, Bank Indonesia mendukung ketersediaan uang tunai di Perbankan.

6. Selanjutnya, Bank Indonesia mengharapkan perbankan melakukan mitigasi dengan baik dan terus melakukan upaya recovery seoptimal mungkin dengan menggunakan fungsi back up yang tersedia. Ke depan, Bank Indonesia terus memonitor pelaksanaan proses pemulihan untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan menjaga perlindungan konsumen.

7. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi call center masing-masing bank atau Bank Indonesia Contact Center (BICARA) 131. (*)

 

 

 

BAGIKAN

Komentar Pembaca