Kapolda Kunjungi Muhammadiyah Sulsel, Ini Pesan Muktiono

0
115

Inspiratifnews.com – Makassar, Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, yang dipimpin langsung oleh Muktiono selaku Kapolda Sulsel bersilatuhrahmi ke Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Sulawesi Selatan, Kamis 12 Januari 2017.

Mengawali diskusi silatuhrahmi Kapolda dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Muktiono menyampaikan salam dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Tito Karnavian pada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang yang hadir.

“Salam dari Pak Tito untuk warga Muhammadiyah Sulsel, sebab Polri berasumsi bahwa Muhammadiyah ada sejak Indonesia belum merdeka maka Polri memandang perlu bersinergi dengan Organisasi Kemasyarakatan terbesar di Indonesia terlebih khusus diwilayah Sulawesi Selatan, sebab belakangan ini pengaruh luar sangat berdampak pada generasi bangsa terlebih isu radikalisme dan narkoba” ujar Muktiono.

Selayaknya berbalas pantun, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse juga menghaturkan “Terima Kasih” atas kedatangan Polri ke Pusat Dakwah Muhammadiyah beserta rombongan, Kami merasa terhormat atas kedatangan Kapolda Sulsel, Muktiono mewakili Kapolri ke rumah warga Muhammadiyah Sulsel, imbuh Prof Ambo Asse.

Sebagai kenang – kenangan, Prof Ambo Asse juga menyerahkan beberapa buku yang telah diterbitkan oleh Majelis Pustaka dan Informasi seperti tuntunan shalat, majalah suara muhammadiyah, sejarah muhammadiyah sulawesi selatan pada Kapolda Sulawesi Selatan diruang kerjanya, Kamis 12 Januari 2017.

Disamping itu, Muhammadiyah juga sejalan dengan langkah Polri guna mencegah maraknya isu radikalisme dan narkoba serta ancaman begal diwilayah kerja Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, olehnya itu kami siap bersinergi, papar Prof Ambo Asse.

Untuk itu, kata Muktiono, kedatangan Polri ke Muhammadiyah mencoba menangkal isu radikalisme dan narkoba melalui media sosial sebagaimana UU ITE telah direvisi oleh pemerinta sebagai upaya menangkal ancaman isu radikalisme dan menjerat para pelaku penyebar isu “Hoax” marak di media sosial belakangan ini, tegas Muktiono.

Selain itu, kata Muktiono, ancaman begal yang membahayakan masyarakat juga menjadi langkah prioritas Polri diwilayah Sulawesi Selatan. Polri tidak menampik ancaman ketentraman hidup masyarakat selalu dibayang – bayangi oleh tindakan kriminal dari berbagai aspek, tutupnya. (*)

Komentar Pembaca