Kebiasaan Pake Kostum Lengan Panjang Rawan HIV/AIDS, Ini Penjelasannya

0
62

Inspiratifnews.com – Makassar, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar menggelar Pelatihan Penanggulangan HIV/AIDS bagi para jurnalis, di Hotel Jolin, Makassar, Jalan Pengayoman, Selasa 20 September 2016.

Hadir selaku Narasumber Konsultan NGO Internasional dr. Akbar Halim, Aktifis HIV/AIDS Zulkifli Amin, dan Komisi HIV/AIDS Pemprov Sulsel Andi Manggara.

Dalam pemaparannya, Akbar Halim menjelaskan 4 mitos yang dialami oleh ODHA yakni pertama, HIV sama dengan AIDS, kedua, HIV/AIDS mengalami kelainan sex, ketiga, HIV/AIDS adalah kutukan Tuhan, dan Keempat, bila positif HIV/AIDS berarti umurnya pendek.

Keempat mitos merupakan stigma yang selalu dialami ODHA, dan sangat mempengaruhi untuk kesembuhan ODHA terhadap penyakit yang dideritanya, padahal stigma tersebut tidak sepenuhnya benar, terang Akbar.

Dia pun mencontohkan, dalam keseharian ODHA yang sering menggunakan kemeja lengan panjang rawan terkena HIV/AIDS, alasannya bekas suntikan pada pembuluh darah vena yang ada ditangan ODHA khawatir terlihat oleh orang lain.

Pelatihan ini melibatkan berbagai media, baik itu media cetak, radio, dan online. Kegiatan yang berlangsung sampai Rabu, 21 September, itu bertujuan untuk mengetahui jenis dan upaya penanggulangan HIV/AIDS dalam lingkungan masyarakat.

Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular (P2) Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nani Iriany Djufri, menuturkan keterlibatan dan peran media sangatlah penting. Media diharapnya bisa berkontribusi menghapus stigma buruk terkait pengidap HIV/AIDS.

“Dengan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, saya berharap agar media dapat membantu memperbaiki stigma masyarakat selama ini. Termasuk soal penyebarluasan informasi dalam pemberitaan tentang pengidap atau ODHA agar tidak terjadi diskriminasi,” tutup dr.Nani.(*)

Komentar Pembaca