Kemendagri : Satpol PP Menjaga Wibawa Pemerintah

0
92

Inspiratifnews.com – Makassar, Menteri Dalam Negeri (Mendgari), Tjahjo Kumolo, berang dengan insiden yang terjadi di Balaikota Makassar. Pasalnya, sehari pasca pertikaian antara Polisi vs Satpol PP, Tjahjo segera mengutus tim investigasi ke Makassar bertemu dengan Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Kantor PDAM, Makassar, Senin (8/8).

Tim investigasi dari Mendagri yang bertemu dengan Danny Pomanto yakni Ir Asadullah selaku Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kemendagri, Kasubdit Perlindungan Hak Sipil dan HAM, Basuki Harjana dan Bimo Aryo Tedjo selaku Kepala Seksi Administrasi PPPNS Pejabat Penyidik PNS.

Ia menegaskan Mendagri akan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti bersalah. “Hukum harus ditegakkan siapapun yang bersalah pasti kita beri sanksi. Namun kita harus dalami dulu seperti apa kasusnya makanya kita kumpulkan informasi, fakta-faktanya seperti apa dan buat laporan,” tegas Asadullah pada sejumlah awak media.

Asadullah mengatakan pertemuan tersebut atas dasar perintah langsung dari Mendagri untuk mengumpulkan informasi terkait masalah penyerangan oknum kepolisian ke kantor Balaikota Makassar pada Minggu (7/8/2016) lalu.

“Kita ini ditugaskan langsung dari Mendagri untuk mengumpulkan informasi terkait masalah yang terjadi di Balaikota Makassar. Kita ingin masalah ini cepat selesai agar masyarakat merasa nyaman dan pegawai yang bekerja bisa tenang,” terangnya.

Asadullah menambahkan fungsi dari Satpol PP adalah menegakkan peraturan daerah dan menjaga wibawa pemerintah daerah.

“Satpol PP adalah tangan kanan pemerintah daerah. Membantu kepala daerah dalam hal ini Wali kota untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut makanya kita kumpulkan dulu fakta-faktanya sebagai bahan laporan,” jelasnya.

Karenanya, Asadullah sangat menyayangkan insiden yang terjadi antara Polisi dan Satpol PP. Ia menilai sebagai pengayom masyarakat, mereka harus bekerja sesuai tugas dan fungsinya yakni menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Olehnya itu, Asadullah berharap kasus yang terjadi seperti ini agar tidak terjadi lagi di kota Makassar maupun daerah lainnya. (*)

Komentar Pembaca