Ketua DPP INSA : Tantangan dan Potensi Pelayaran

0
124

Inspiratifnews.com – Makassar – Rapat Anggota Cabang (RAC) ke-16  Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners Association (DPC INSA) Makassar memilih kembali Dr. Hamka, SH, Msi, sebagai Ketua DPC INSA Makassar 2016-2020.

Ini merupakan kali pertama bagi Hamka untuk memimpin INSA Makassar setelah sebelumnya menjabat Sekertaris periode selama dua periode sebelumnya.

“Hamka terpilih secara aklamasi dalam DPC INSA Makassar, karena beliau memiliki kompetensi pernah menjabat sebagai caretaker Ketua saat terjadi dualisme di DPP INSA,” ungkap Steering Comittee DPC INSA Makassar Syaifuddin Syahrudi, Kamis (28/4/2016).

Pria yang akrab Ipho ini mengapresiasi jalannya proses persidangan dan pemilihan Ketua DPC berjalan lancar. “Ini pemilihan yang menarik, tidak ikut-ikutan dengan parpol lainnya,” ucapnya.

Kandidat Ketua DPC INSA Makassar, H. Sumirlan yang menjadi lawan Hamka menyatakan mundur dari pencalonan karena merasa nyaman dengan posisi sebagai penasehat organisasi.

Sedang Ketua Umum DPP Asosiasi Pelayaran Swasta Nasional (INSA) Carmelita Hartoto sangat mengapreasi solidnya INSA Makassar . Menurutnya dengan adanya rasa solid tersebut maka pihak INSA akan semakin mudah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

Sedang  mengenai adanya kekhawatiran pelaku pelayaran swasta nasional terkait adanya subsidi pengadaan kapal di badan usaha milik pemerintah seperti PT. Pelni ternyata mendapat tanggapan positif dari Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto saat menghadiri Rapat Anggota Cabang (RAC) DPC Asosiasi Pelayaran Nasional (INSA) Makassar di Grand Clarion Hotel Makassar, Kamis (28/4/2016).

“Pelni itu anggota kita di INSA. Tidak mungkin mereka mengganggu jalur pelayaran swasta nasional. Mereka justru masuk ke jalur yang sulit terjangkau. Saya pikir tidak ada masalah,” tegas pengurus KADIN pusat ini di hadapan pengurus DPC Makassar.

Dia meminta pengurus DPC membuat database jalur pelayaran dan potensi yang saat ini telah digarap pelaku pelayaran swasta di daerah agar pasar yang telah ada bisa diperjuangkan lebih optimal.

“Makanya saya minta DPC mengirimkan data rute dan market yang sudah ada. Kami tidak mungkin menuntut pemerintah tanpa data yang kuat. Kita pasti memperjuangkan teman-teman,” kata dia. (Rilis)

Komentar Pembaca