Kisah Mengharukan, “Aku Bukan Pengemis”

0
231

Inspiratifnews.com,Makassar-Gubernur LIRA Sulawesi Selatan Ryan Latief mengirimkan foto ke Inspiratif news.com dan memberikan penjelasan yang bisa menggugah sekaligus menampar kemanusiaan kita. Ryan menuliskan

“Anak ini Namanya Ryan orang Tua asal Sinjai dan Jeneponto, Orang Tuanya Pisah Cerai, dia anak pertama dari 3 orang bersaudara dan sekarang ia sudah berumur 10 tahun.

Semalam dia menyodori saya buku2 Islam awalnya saya cuek dan mau kasih uang saja tapi dia Menolaknya sontak saya terkejut kenapa Nak??
saya bukan pengemis Om saya bekerja untuk jual Buku. Awalnya saya berpikir anak ini sama seperti anak2 yang jualan buku2 Islam lainnya yang sering kita Jumpai di beberapa pojok kota.

Perhatian saya langsung terfokus sama anak ini, sambil saya korek-korek informasi tanya siapa Bossmu siapa yg memperkerjakanmu!?

sambil tersenyum di balik kesedihannya dia mampu menjelaskannya dgn baik dengan kejujurannya,Sambil saya memegang salah satu buku tuntutan sholat yang dia sodorkan ke saya.

Ketika saya mau ajak antar dia pulang dan ketemu orang Tuanya anak ini bersedia, biasanya anak-anak seperti ini tidak mau diketahui asal usulnya mungkin takut sama bossnya tapi malam ini benar-benar saya dibuat terkejut dengan kepolosan dan kejujurannya akhirnya saya dan teman antar dia langsung pulang dan ketemu langsung Ibunya.
Sesampainya kami di sana dan melihat kondisinya memang sangat memprihatinkan Rumahnya Gubuk dan diatas Rawa dia tinggal di Dekat Sungai jembatan Hertasning Sebelah Perumahan elit Citra Land.

Yang saya salut anak ini tetap bersekolah jam 7 sampe 12 siang dan sore hingga pukul 12 malam dia berjualan cari duit dan tidak mau menerima uang pemberian begitu saja dia tetap sodorkan buku, lebih baik bapak beli buku ini saya bukan pengemis padahal uang yg saya sodorkan sama dengan harga buku itu.

Saya sodorkan Kue resolis yg baru saja dibeli di Roti Daeng dia makan sepotong saja lalu saya berkata kenapa tidak di Habiskan nak? tidak enak ya?dia jawab enak ji pak, memang saya tidak biasa makan banyak cukup sepotong saja membuat saya sudah kenyang saya ingat adik-adikku Pak.
Subahanallah, Allahu Akbar. Malam ini saya diberi pelajaran yang sangat berharga”.
Saya yakin, dengan kejujuran dan kekgigihanmu untuk terus berbuat dan bekerja,kelak engkau akan jadi orang besar nak Ryan.(*)

Komentar Pembaca