Kisah Pria Jujur Kembalikan HP tanpa Minta Bayaran

0
80

Inspiratifnews.com– Kisah kejujuran seorang pria yang di ceritakan melalui akun facebook Gatot Ponco N membuat netizen berdecak kagum. Pasalnya sudah sangat sulit menemukan orang yang jujur seperi apa yang di ceritakan pak Gatot. 

Gatot Ponco N menuliskan dalam akun facebooknya pengalaman yang dialaminya pada 29 Desember 2015, saat dia dan istri naik motor dari Kota Malang ke Ponorogo melalui Blitar. Di daerah Wlingi Blitar, Gatot berhenti untuk salat dzuhur, lalu melanjutkan perjalanan sampai Ponorogo.

Saat di Ponorogo, Gatot baru sadar jika HP nya tidak ada di saku atau di dalam tas. Setelah itu, dia memakai HP sang istri menghubungi telepon genggamnya. Di ujung telepon terdengar seorang bapak-bapak dengan suara tenang mengatakan HP tertinggal di teras masjid.

“Beliau simpan (ponselnya). Padahal banyak orang dikondisi tersebut akan segera mematikan HP atau membuang kartunya dan memakai HP nya,” ujar Gatot.

Gatot lalu mengucapkan terima kasih kepada bapak itu dan meijinkan HP tersebut diambil beberapa hari lagi oleh temannya Shanti Widyawati yang rumahnya di Blitar. Namun luar biasanya, pria itu menolak dan justru memilih mengirim HP itu ke pak Gatot agar bisa segera digunakan kembali.

“tidak usah pak saya yakin bapak sangat membutuhkan Hp ini terutama nama-nama kontaknya, biar besok saya paketkan. Insya Allah beberapa hari sampai di Ponorogo,  minta tolong dituliskan alamatnya”, ujar Gatot menirukan ucapan pria itu.

“Setelah nanti HP sudah sampai di ponorogo saya berkeingin memberi tanda terima kasih kepada beliau memakai alamat pengirim” lirih Gatot dalam hati

Esoknya, sang pria mengirim pesan singkat ke nomor HP istrinya memberitahukan jika HP sudah dikirim pakai jasa pengiriman barang JNE Jam 13.00. “Beliau takut saya khawatir, beliau berkata lagi Insya Allah beberapa hari lagi paketan akan sampai di Ponorogo,” tuturnya.

Gatot begitu terharu, ketika paket HP sudah diterimanya. Yang bikin Gatot kaget sang pengirim sengaja tidak mencantumkan namanya, di paket tersebut hanya tertulis pengirim: ‘Saudaramu di Blitar’.

“Begitu mulianya beliau. Bahkan sesaat kemudian saya telepon beliau mengucapkan terima kasih dan menanyakan alamat beliau pun enggan memberikan alamat bahkan nama,” ungkapnya.

Di akhir ceritanya Gatot mengucapkan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pria baik tersebut .

“Bapak yang baik dimanapun berada, terima kasih semoga Allah SWT memberikan keberkahan umur kepada Bapak dan keluarga, memberikan keberkahan kesehatan kepada Bapak dan keluarga, memberikan keberkahan rejeki kepada Bapak dan keluarga.
Saya yakin kata-kata terima kasih tidak Bapak harapkan termasuk share saya di FB tapi saya hanya ingin berbagi masih banyak orang baik di sekitar kita dan kitapun punya kesempatan belajar mencontoh keihlasan Bapak menjadi orang baik ! Insya Allah” tutup Gatot.

Semoga cerita pak Gatot ini dapat menginspirasi kita semua untuk berbuat lebih baik kedepan. (Uc2)

Komentar Pembaca